alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Gara-gara Salah Pilih Partai, Pria Ini Potong Jari Telunjuknya

Tim Sindonews
Gara-gara Salah Pilih Partai, Pria Ini Potong Jari Telunjuknya
Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 berlangsung di India selama tujuh tahap dan hasil awal diharapkan keluar pada 23 Mei 2019. Foto : Ilustrasi/Istimewa

NEW DELHI - Gara-gara salah pilih partai, seorang pria nekat memotong jari telunjuknya sendiri. Pria bernama Pawan Kumar tersebut mengaku tidak sengaja memilih Partai Bharatiya Janata (BJP) karena bingung dengan simbol pada mesin pemungutan suara.

Kejadian ini tidak terjadi di Indonesia, namun di negara India yang juga tengah mengadakan pemilihan umum (pemilu) nasional. Pawan (25 tahun) adalah seorang pendukung BSP, sedangkan BJP adalah partai berkuasa atau kendaraan politik Perdana Menteri Narendra Modi.

Mesin pemungutan suara India menggunakan simbol di sebelah nama-nama calon kontestan pemilu sehingga orang yang tidak bisa membaca masih bisa memilih. Pawan memberikan suaranya dalam pemilu tahap kedua di Bulandshahr di wilayah utara negara bagian Uttar Pradesh.



Dalam video tersebut, Pawan menjelaskan bahwa dia ingin memilih BSP, yang memiliki banyak dukungan di Uttar Pradesh. Namun, alih-alih menekan tombol gajah untuk BSP, dia justru menekan tombol lotus, yang mewakili BJP.

"Saya ingin memilih gajah, tetapi saya memilih bunga itu karena keliru," katanya, seperti dikutip India Today.

Untuk mencegah kecurangan dalam pemilu, jari telunjuk setiap pemilih ditandai dengan tinta yang susah dihapus setelah mereka memberikan suaranya.

Pawan frustrasi setelah salah pilih partai. Dia pun tidak bisa mengendalikan emosinya.

Dia akhirnya memotong jari telunjuknya sendiri setelah kekeliruan tersebut. Pawan dibawa ke rumah sakit, tetapi dibolehkan pulang beberapa saat kemudian.

Pawan merupakan anggota kelompok etnik Dalit yang sebelumnya dikenal sebagai komunitas "tak tersentuh". Kelompok ini adalah pendukung penting BSP.

Dengan lebih dari 900 juta pemilih yang memenuhi syarat, pemilu India adalah yang terbesar di dunia. Pemilu di negara ini berlangsung selama tujuh tahap dan hasil awal diharapkan keluar pada 23 Mei 2019.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook