alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pelajar di Luwu Terbawa Air Bah SaatCuci Mobil di Pinggir Sungai

Chaeruddin
Pelajar di Luwu Terbawa Air Bah SaatCuci Mobil di Pinggir Sungai
Tim Basarnas menurunkan perahu karet untuk mencari korban yang terseret arus sungai dari air bah. Foto: Sindonews/Chaeruddin

PALOPO - Salah seorang pelajar atau siswa SMP di Kecamatan Bua Kabupaten Luwu inisial AS (14) dikabarkan hilang Sabut, (20/4/2019).

AS dinyatakan hilang setelah terbawa air bah saat tengah mencuci mobil di Sungai Kandoa, Desa Puty Kecamatan Bua, sekira pukul 17.30 wita.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan korban bersama pemilik mobil bernama Syamsir turun ke sungai sekira pukul 17.00 wita.



Tiba-tiba air bah datang menerjang, Syamsir bersama korban dan mobil Avanza miliknya terbawa arus sungai. Beruntung dalam kejadian ini Syamsir mampu menyelamatkan diri sementara korban AS dinyatakan hilang sampai saat ini.

Menurut kesaksian warga setempat bernama Irsal, terdengar teriakan sekitar pukul 17.30 wita. "Ada yang teriak mobil hanyut, hanya hitungan menit warga berkerumun dan menarik mobil ke daratan," ujarnya.

"Mobil berhasil ditarik ke daratan. Ternyata saat air bah datang ada juga anak yang tengah cuci mobil. Warga setempat berusaha mencari sejak sore itu hingga pukul 03.00 dini hari namun tidak ditemukan," ujarnya.

Sekira pukul 22.00 wita tim dari Basarnas dan BPBD tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Sungai Kandoa dan langsung memulai pencarian.

Titik pencarian mulai dari lokasi hilangnya AS menyisir sungai hingga ke Balambang Desa Raja dan ujung pantai Balambang sejauh perkiraan 3 kilometer.

Sulirman Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Luwu mengatakan, pencarian dilakukan sudah beberapa kali menelusuri Sungai Kandoa hingga Sungai Balambang sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi ini.

"Kami terus melakukan pencarian, mengulangi pencarian sepanjang sungai dari Kandoa hingga ke ujung Pantai Balambang. Dibantu warga setempat BPBD Luwu dan tim dari Basarnas kami juga menelusuri bibir pantai hutan mangrove namun masih nihil," ujarnya, Minggu, (21/4).

Hingga pukul 11.37, tim masih di TKP melakukan pencarian terhadap korban.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads