alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Rekapitulasi Suara Tingkat PPK Lalabata Sempat Terhenti

Muhammad Irham Jaya
Rekapitulasi Suara Tingkat PPK Lalabata Sempat Terhenti
Proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 sempat terhenti di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Minggu (21/04/2019). Foto: Ilustrasi/SINDOnews

WATAMPONE - Proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 sempat terhenti di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Minggu (21/04/2019).

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Soppeng, Winardi mengatakan, rekapitulasi PPK di TPS 11 Maccile terhenti karena adanya ketidaksesuaian antara surat suara sah dan tidak sah untuk pemilihan DPR RI.

"Ada yang tidak sinkron antara surat suara sah dan tidak sah untuk DPR RI. Sehingga salah satu solusi yang diambil ialah, dilakukan penghitungan ulang khusus DPR RI," terangnya.



Setelah dilakukan penghitungan ulang, ditemukan beberapa permasalahannya seperti ada pemilih yang coblos partai dan juga nama caleg. Namun di tolling ditulis kedua-duanya saat perhitungan suara.

"Selain itu, ada juga salah kamar yaitu suara sah dimasukkan sebagai suara tidak sah. Semua permasalahan di TPS 11 Maccile kini sudah teratasi dan rekapitulasi kembali dilanjutkan," jelasnya.

Dari data yang diperoleh SINDOnews, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Soppeng saat ini telah menerima hasil formulir C1 sebanyak 2.915 dari 783 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Scanning formulir C1 dari 783 TPS sudah hampir mencapai 100 persen, namun sedikit terkendala di server," ungkap Sekretaris KPU Soppeng, Mansyur.

"KPPS-KPPS sudah selesai menghitung, lalu memasukkan formulir C1, kemudian formulir C1 yang dikirim ke KPU kabupaten, lalu di-scan masuk ke dalam server kita dan dipublikasikan," lanjutnya.

Mansyur menambahkan,  rekapitulasi penghitungan suara KPU hingga saat ini masih pada tingkat kecamatan dan membutuhkan beberapa hari untuk dituntaskan.

"Membutuhkan paling cepat 5 hari ke depan untuk rampung," tambah dia.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads