alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pemerintah Kabupaten Selayar Berguru Layanan Publik di Parepare

Darwiaty Dalle
Pemerintah Kabupaten Selayar Berguru Layanan Publik di Parepare
Kunjungan peserta Benchmarking Diklatpim Tingkat IV Angkatan ke-16 Pemkab Kepulauan Selayar diterima Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe di Ruang Pola Balai Kota Parepare, Senin (22/04/2019). Foto: Darwiaty Dalle/SINDOnews

PAREPARE - Kunjungan peserta Benchmarking Diklatpim Tingkat IV Angkatan ke-16 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Selayar diterima Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe di Ruang Pola Balai Kota Parepare, Senin (22/04/2019).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kepulauan Selayar, Muhtar yang juga selaku Ketua rombongan mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare yang telah memberikan ruang untuk kegiatan Benchmarking.

Dia mengaku pihaknya ke Parepare untuk mempelajari sistem layanan publik khususnya di sektor perhubungan, penanaman modal dan PTSP, dan keuangan daerah.



"Karena inovasi program kegiatan dan pelayanan publik di Parepare yang telah berjalan dengan baik, khususnya di sektor perhubungan, pengelolaan keuangan daerah, pelayanan perizinan dan penanaman modal," sebut Muhtar.

"Serta wilayah pemerintah Kecamatan Bacukiki menjadi sumber informasi dan akan menjadi bahan pembelajaran bagi peserta untuk menyusun proyek perubahan di Kepulauan Selayar," lanjutnya.

Sementara itu, Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe mengaku bangga diliriknya Parepare sebagai sumber inspirasi proyek perubahan yang akan dilakukan oleh peserta Benchmarking Diklatpim Tingkat IV Angkatan ke-16 Selayar.

Tata kelola pemerintahan Parepare, jelas Taufan, tidak terlepas dari persoalan normatif dan kerja-kerja massif. Benchmarking lanjutnya, merupakan suatu proses yang tidak bisa dilalui dengan penekanan pembanding.

"Jika ingin menghidupkan suatu daerah dengan proyek perubahan, memang harus mencari sumber inspirasi yang ideal. Tata kelola pemerintahan dan kemasyarakatan juga harus disiapkan,” katanya.

"Proyek perubahan harus ada kecermatan, bukan tanpa upaya dan kerja keras bersama. Kami bergerak dan kami berbuat untuk melahirkan ide yang berlogika, bukan retorika," kuncai Taufan Pawe.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook