alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Yusuf Gunco Ancam Penjarakan Pelaku Manipulasi Suara

Luqman Zainuddin
Yusuf Gunco Ancam Penjarakan Pelaku Manipulasi Suara
Ketua DPD Partai Berkarya Kota Makassar, Yusuf Gunco saat memperlihatkan hasil rekapitulasi suara para calegnya. Foto: Sindonews/Luqman Zainuddin

MAKASSAR - Beberapa Partai Politik (Parpol), mencium adanya upaya manipulasi hasil rekapitulasi perhitungan suara di tingkat kecamatan. Mereka yang menemukan indikasi seperti itu mengancam akan menempuh jalur hukum.

Ketua DPD Partai Berkarya Kota Makassar, Yusuf Gunco adalah salah satu yang sudah menemukan ada indikasi manipulasi hasil perhitungan suara di tingkat kecamatan. Hasil temuan jajarannya, ada rekapitulasi di kecamatan yang menggelembungkan suara partai tertentu.

"2 hari setelah perhitungan suara di PPK, ada permainan, pengalihan dan penambahan suara. Untuk pengurangan tidak ada. Termasuk internal partai politik. Saling mencuri," ucap Yusuf Gunco di Jalan Kumala, Senin (22/4/2019).



Yugo, sapaan Yusuf Gunco kemudian mengancam kepada semua pihak yang mencoba melakukan manipulasi hasil perhitungan suara. Yugo mengaku tak segan, menyeret pelaku ke ranah hukum jika memang tetap nekat bersekongkol merubah hasil perhitungan.

"Saya mau penjarakan kalau memang ada yang maini suara saya. Saya punya bukti C1, jadi jangan macam-macam. Saya tahu, suara setiap Parpol, berapa nilai akhirnya, begitupun Calegnya. PPK kecamatan, jangan coba-coba maini partai Berkarya," sambung Calon Legislatif (Caleg) DPRD kota Makassar ini.

Yugo meminta, supaya bukan karena kepentingan partai besar, sehingga partai kecil dipertaruhkan. Apalagi, berkarya menurut Yogo, punya kans besar untuk mendudukkan kadernya di Daerah Pemilihan (Dapil) 5, 2 dan 4 DPRD Makassar.

"Jangan karena kepentingan partai besar, mau mematikan partai kecil. Peluang partai besar meraih kursi banyak, memang sangat memungkinkan karena sistem. Nah, di rekapitulasi PPK ini sangat rawan. Sementara di KPU tinggal baca saja," sambung Yugo.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook