alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Lantik Pejabat Usai Pemilu, Danny Mengaku Ingin Hindari Fitnah

Syachrul Arsyad
Lantik Pejabat Usai Pemilu, Danny Mengaku Ingin Hindari Fitnah
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Danny Pomanto mengaku sengaja melantik pejabat eselon II di lingkup Pemkot Makassar seusai pemilihan umum. Foto: SINDOnews/Syachrul Arsyad

MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan "Danny" Pomanto mengaku sengaja melantik pejabat eselon II di lingkup Pemkot Makassar seusai pemilihan umum. 

Hal ini disampaikan Danny menyusul pelantikan  sebanyak 36 pejabat eselon II/b dan III/a lingkup Pemkot Makassar, di halaman kantor Balai Kota Makassar, Selasa (23/4/2019) pagi tadi. Dimana 14 orang diantaranya mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama, dan 21 orang pada jabatan administrator, serta direksi Perusda Badan Perkreditan Rakyat (BPR).

Kata Danny, pelantikan ini baru dilakukan selepas pemilihan umum (pemilu) untuk mereduksi hoaks dan menghindari fitnah dalam kepemerintahannya.



"Sebenarnya pelantikan ini hisa dilakukan pada awal bulan ini. Persoalannya pemilu di depan. Saya ingin mereduksi hoaks dan isu-isu negatif. Jangan sampai ini dipikir kabinet untuk pemilu. Maka saya tunda setelah pemilu agar mengurangi hokas dan fitnah-fitnah yang ada," terang Danny.

Dia juga menepis kabar adanya anggapan kabinet yang dilantik menjelang akhir masa jabatannya sebagai wali kota Makassar, untuk persiapan pemilihan wali kota (pilwalkot) tahun 2020 mendatang.

"Ada yang bilang ini kabinet untuk 2020. Padahal tidak ada urusannya sama sekali ini barang. Yang ada adalah kalau kita menganggap prestasi Kota Makassar yang hari ini sudah resmi dinobatkan menjadi pemerintahan terbaik nomor satu di Indonesia," jelasnya.



(kem)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads