alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Bawaslu Gowa Ingatkan untuk Tidak Lakukan Politik Uang Saat PSU

Herni Amir
Bawaslu Gowa Ingatkan untuk Tidak Lakukan Politik Uang Saat PSU
ILUSTRASI. Bawaslu Kabupaten Gowa kembali memberi peringatan pada kontestan untuk tidak melakukan praktik politik uang dalam PSU hari ini, Sabtu (27/4/2019). Foto: SINDOnews/Dok

SUNGGUMINASA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gowa kembali memberi peringatan pada kontestan untuk tidak melakukan praktik politik uang dalam pemungutan suara ulang (PSU) hari ini, Sabtu (27/4/2019).

Komisioner Bawaslu Gowa, Juanto Avol, pada Sabtu (27/4/2019), mengatakan pihaknya selalu mengimbau agar tidak melakukan politik uang, apalagi jika ditemukan, sanksinya cukup berat.

Menurut Avol, hal ini diatur dalam UU Pemilu 7 tahun 2017, Pasal 523 ayat (1), (2) dan (3) dan pasal 280 ayat (1) huruf j.



"Ancaman hukumannya pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun," imbuhnya.

Avol menilai pelaksanaan pemungutan suara ulang berpotensi terjadi praktik politik uang.

Karena itu Bawaslu Gowa, lanjutnya, melakukan patroli senyap dan sosialiasi untuk mencegah praktik politik uang, mulai Jumat (27/4/2019) semalam.

"Langkah pencegahan dan pengawasan, semalam Bawaslu dan jajarannya melakukan Patroli dan sosialisasi. Kita sangat berharap ptaktek seperti ini tidak ditemukan lagi dalam proses PSU,"ujarnya.

Diketahui, KPU Gowa melaksanakan pemungutan suara ulang pada empat TPS hari. Keempat TPS ini yaitu (1) TPS 02 Desa Jenetallasa Kecamatan Pallangga.

Kemudian (2) TPS 27 Desa Jenetallasa Kecamatan Pallangga, (3) TPS 10 Desa Maccini Baji Kecamatan Bajeng, dan (4) TPS 03 Desa Tassese Kecamatan Manuju.

Di Pallangga sendiri jumlah suara cukup signifikan di ke 2 TPS, dimana mencapai 496 suara. Masing-masing Rinciannya 232 jiwa untuk TPS 2 Jenetallasa Pallangga, 264 jiwa untuk TPS 27 Jenetallasa.

Sementara 2 tps lain masing-masing 286 jiwa untuk TPS 3 Tassese Manuju, dan 273 jiwa untuk TPS 10 Maccini Baji Bajeng.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook