alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

ACC Duga Kejari Sengaja Endapkan Kasus IPAL Losari

Vivi Riski Indriani
ACC Duga Kejari Sengaja Endapkan Kasus IPAL Losari
ILUSTRASI KEJAKSAAN. ACC Sulawesi menduga Kejari Makassar sengaja mengendapkan kasus penyimpangan proyek pematangan dan pemagaran lahan untuk pembangunan IPAL Losari. Foto: SINDOnews/Dok

MAKASSAR - Anti Corruption Commite (ACC) Sulawesi menduga Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar sengaja mengendapkan kasus penyimpangan proyek pematangan dan pemagaran lahan untuk pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Losari Kota Makassar tahun 2017.

ACC menilai sejak diusut September 2018 lalu, proyek senilai Rp8 miliar di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar ini tak pernah terdengar kabarnya.

"Kita mendesak Kejari Makassar untuk transparan kepada publik terkait penanganan kasus tersebut," kata Peneliti ACC Sulawesi, Anggareksa, Minggu (28/4/2019).



Dia menduga pengusutan kasus ini sengaja diendap Kejari Makassar agar tidak tercium oleh publik. Seharusnya, setiap penanganan perkara dugaan korupsi oleh kejaksaan harus diekspos agar diketahui publik bagaimana perkembangannya.

"Kita sekarang tidak tau bagaimana perkembangannya jangan sampai kasus ini sengaja diendap Kejari Makassar. Kan publik juga harus tahu apakah dilanjutkan atau dihentikan," ungkapnya.

Sebelumnya santer terdengar pengusutan kasus ini telah dihentikan Kejari Makassar. Namun, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Tarmizi membantah isu tersebut. Meski begitu, pihaknya terlebih dahulu melakukan ekspos dengan Kejaksaan Negeri Makassar bagaimana perkembangan kasus tersebut.

"IPAL, itu ditangani kejaksaan negeri, sudah dilaporkan ke Kejati, nanti kita akan ekspos hasil penyelidikannya, apakah hasilnya layak dinaikan ketahap selanjutnya atau butuh pendalaman, laporannya saya sudah terima, tinggal saya minta waktu untuk melakukan ekspos agar kita memahami persoalan kasus tersebut secara rinci," Kata Tarmizi,

Kata Tarmizi, Ekspos tersebut dibutuhkan untuk memperterang sebuah kasus apakah patut dan layak untuk dinaikan ketahap selanjutnya atau masih butuh pendalaman lagi

"Semua perkara harus melalui ekspos, baik eskpos internal maupun eksternal, karena semata - mata untuk melengkapi sebuah perkara, agar perkara itu kuat, jadi tidak lemah saat kita bawa kepengadilan," Jelas Tarmizi

Diketahui, Kejari Makassar mengusut penyimpangan proyek pematangan lahan dan pemagaran, kota Makassar tahun 2017. Proyek pematangan dan pemagaran itu terletak di Jalan Metro Tanjung Bunga.

Dimana anggaran kegiatan proyek tersebut dikucurkan melalui APBD Kota Makassar sebesar Rp8 miliar, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar.

Rencananya diatas lahan tersebut Pemkot Makassar akan menjadikan sebagai lokasi proyek pembangunan IPAL (Instalasi Pengelolaan Air Limbah) Kota Makassar. Namun, saat itu Kejari Makassar sedang mendalami dugaan penyimpangan tersebut, dan pihaknya terus melakukan puldata pulbaket.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook