alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Jangan Tertipu Bea Cukai Palsu! Kenali Modusnya

Vivi Riski Indriani
Jangan Tertipu Bea Cukai Palsu! Kenali Modusnya
Ilustrasi/Istimewa

MAKASSAR - Hati-hati penipuan yang mencatut nama bea cukai. Sebab penipuan jenis itu kian marak terjadi. Modus yang digunakan pun juga beragam mulai dari barang kiriman ditahan bea cukai hingga jualan barang lelang dengan harga murah.

"Kita sementara intens mensosialisasikan modus-modus yang marak terjadi di masyarakat. Yang dirugikan adalah bea cukai karena masyarakat tentunya akan menuntut kita kenapa hal seperti ini bisa terjadi," ungkap Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Makassar, Satria Yudhatama memperingatkan masyarakat.

Satria menerangkan, modus yang kerap digunakan oleh pelaku biasaya adalah mengaku sebagai pegawai bea cukai dan menahan barang kiriman dengan alasan bayar pajak.



Kemudian korban dimintai sejumlah uang dalam jumlah banyak untuk menebus barang tersebut dan pembayarannya ditransfer via rekening pribadi, padahal aturannya pajak harus dibayar dan langsung disetor ke rekening kas negara bukan rekening pribadi.

"Pengiriman barang lewat luar negeri itu pasti melalui mekanisme bea cukai, nah pelaku ini mengatasnamakan bea cukai untuk meminta sejumlah uang, kalau tidak mengirimkan uang otomatis barangnya tidak keluar padahal itu hanya modus," jelasnya.

Pada umumnya, korban penipuan rata-rata bermula dari kenalan di sosial media. Dimana pelaku menjanji mengirimi korban sejumlah barang-barang mahal dengan mengirimkan bukti pengiriman yang ternyata adalah palsu.

Begitu pula dengan adanya lelang barang dengaj harga murah. Barang yang telah dimenangkan dalam lelang ditahan dengan alasan bayar pajak.

Padahal mekanisme penjualan barang lelang atas nama barang milik negara yang disita bea cukai diserahkan kepada kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas pelelangan barang milik negara.

"Jadi bea cukai tidak mengadakan lelang langsung, makanya itu kita mengimbau masyarakat untuk lebih waspada," tegasnya.

Sepanjang 2019, kata Satria, sudah ada enam laporan penipuan mengatasnamakan bea cukai yang diterima. Bahkan, empat diantaranya telah mentransfer hingga puluhan juta rupiah kepada pelaku.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook