TOPIK TERPOPULER

Cabuli 2 Anak Tirinya Sendiri, Warga Parepare Terancam 15 Tahun Penjara

Darwiaty Dalle
Cabuli 2 Anak Tirinya Sendiri, Warga Parepare Terancam 15 Tahun Penjara
Pelaku pencabulan anak WR, saat melakukan gelar perkara di media centre Polres Parepare. Pelaku terancam hukuman penjara 15 tahun. Foto: Sindonews/Darwiaty Dalle

PAREPARE - Pelaku pencabulan terhadap dua anak tirinya di Parepare berhasil diringkus jajaran Polres Parepare. Pelaku terancam hukuman 15 tahun penjaran.

Diketahui lelaki WR (44), warga Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Bacukiki ditangkap setelah dilaporkan mencabuli dua kakak beradik masing-masing EI (10) dan AK (8) yang merupakan anak tiri pelaku.



Kasat Reskrim Polres Parepare, Iptu Asian Sihombing mengatakan, terbongkarnya aksi cabul pelaku berkat laporan nenek korban, yang kemudian menjadi dasar pihaknya melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Pelaku dilaporkan pada 26 November pekan lalu. Dan kami bergerak mengamankan WR," katanya, dalam gelar perkara di media centre Polres Parepare, Senin (30/11/2020).

Baca Juga: 30 Pelajar Mengaku Jadi Korban Pencabulan 2 Guru di Pinrang

Di depan penyidik, kata Asian, pelaku WR mengakui perbutannya. Pelaku telah menjalankan aksinya pada kedua korban sebanyak empat kali, yang dilakukan sejak 2019 hingga April 2020 lalu.

"Demi memuluskan aksinya, pelaku WR mengancam korban jika tidak menuruti kemauannya," jelasnya.



Sementara Kanit PPA Polres Parepare, Aipda Dewi Natalia Noya mengatakan, atas perbuatannya, pelaku WR diganjar pasal 82 Undang-undang No 23 tahun 2020 tentang perlindungan anak.  "Ancaman hukumannya 15 tahun penjara," tegasnya.

Terkait kedua korban, tambah Dewi, belum dilakukan pengambilan keterangan karena kondisi keduanya masih dalam keadaan trauma, dan saat ini diamankan di rumah neneknya.

Kedua korban, kata Dewi, mendapat pendampingan tim Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Baca Juga: Dendam Buruh Konveksi di Malang Berujung Pencabulan Putri Majikan

"Pengambilan keterangan kedua korban, mesti kami lakukan pelan-pelan," tandasnya.



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!