TOPIK TERPOPULER

KPU Parepare Gelar Sosialisasi Penerapan Prokes Covid-19

Darwiaty Dalle
KPU Parepare Gelar Sosialisasi Penerapan Prokes Covid-19
KPU Parepare saat menggelar sosialisasi penerapan protokok kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Foto: Sindonews/Darwiaty Dalle

PAREPARE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare turut membantu pemerintah, untuk mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Sosialisasi ini dilakukan dalam lingkup satuan kerja (satker) dan digelar di Warkop Teras Empang, Senin (30/11/2020).



Kegiatan diikuti puluhan peserta dalam internal KPU Parepare. Hadir sebagai pembicara, Sekretaris Kota (Sekkot), Iwan Asaad, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Parepare, dan Ketua KPU Parepare, Hasruddin Husein.

Hasruddin mengatakan, dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) No 31 Tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan, berkaitan dengan pemkot dalam memberikan supervisi dan sosialsiasi pada masyarakat terkait Covid-19.

Baca Juga: Ketua DPRD Parepare Positif Covid-19, Prokes Diperketat di Kantor Dewan

"Sementara dalam satker KPU, juga dituntut agar mampu memberikan informasi terkait Covid-19. Untuk itu, kami menggandeng pemkot dalam hal ini sekot dan tim gugus untuk menjabarkan terkait kebijakan tentang Covid-19," papar Hasruddin.

Melalui kegiatan tersebut, tambah Hasruddin, diharapkan lingkup satker KPU Parepare dapat lebih memahami terkait kebijakan pemerintah tentang regulasi penerapan perwali, kaitannya dengan per kantor yang harus memahami prosedur penanggulangan Covid-19.



"Dalam lingkup KPU sendiri, kami ketat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Namun tentunya, penting untuk memahami hal-hal yang diatur dalam perwali seperti denda atau sanksi lainnya ketika terjadi pelanggaran prokes Covid-19," jelas Hasruddin.

Kegiatan tersebut, kata Hasruddin lagi, bagian dari proses bagi KPU dalam mempersiapkan diri, jika pandemi masih berlangsung ketika nantinya Pilkada mendatang digelar.

"Ini persiapan menghadapi pilkada di tengah pandemi, karena kita tidak tahu sampai kapan masa pandemi terjadi. Namun pada prinsipnya, KPU Parepare siap. Aturan dan regulasi terkait pilkasa di tengah pandemi, telah kami pahami," ungkapnya.

Baca Juga: Parepare dan Pinrang Pertimbangkan Gelar Sekolah Luring

Sekkot Parepare, Iwan Asaad mengatakan, dari 22 kelurahan yang tersebar pada empat kecamatan, tersisa dua kelurahan yang nol positif Corona, yakni Watang Bacukiki dan Lemoe, Kecamatan Bacukiki. Terbanyak, kata dia, tercatat di Kecamatan Soreang.

"Usia pasien yang positif antara 20-44 tahun, dari berbagai profesi, yang didominasi IRT, wiraswasta dan ASN," jelasnya.

Pihaknya, kata Iwan lagi, mengimbau agar KPU mewaspadai dan memperhatikan kondisi tersebut secara bersama-sama. Terlebih, Parepare masih berada dalam zona orange untuk empat kecamatan secara merta.

KPU Parepare, tambah Iwan, diharapkan pula mengubah pola pertrmuan yang melibatkan banyak peserta, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

"Satgas Covid-19 KPU Parepare, juga diharapkan senantiasa berkoordinasi dengan Tim Gugus Kota," harapnya.



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!