TOPIK TERPOPULER

Gubernur Target Realisasi Anggaran 25 Persen di Triwulan I Tahun 2021

Tim SINDOnews
Gubernur Target Realisasi Anggaran 25 Persen di Triwulan I Tahun 2021
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), HM Nurdin Abdullah, menargetkan realisasi anggaran pada triwulan pertama tahun 2021 bisa mencapai 25 persen. Target tersebut sebagai salah satu metode untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di Sulsel.

"Kita targetkan realisasi anggaran 25 persen di triwulan pertama tahun 2021. Pemerintah pusat sudah menetapkan pertumbuhan ekonomi nasional 5,05 persen, ini akan ditentukan oleh belanja daerah," jelas Nurdin Abdullah, setelah membuka Rakor Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Pembangunan Pemprov Sulsel (APBN/PHLN, dan APBD Pemprov Sulsel Triwulan III 2020) dan Penyerahan DIPA Tahun 2021, di Hotel Claro Makassar, Senin, (30/11/2020).



Menurut Nurdin, pertumbuhan ekonomi dominan ditentukan oleh belanja dari APBN dan APBD Sulsel serta Kabupaten Kota se-Sulsel.

Baca Juga: Dana DIPA untuk Kabupaten Gowa Mencapai Rp1,4 Triliun

"Belanja ABPD APBN ini sangat menentukan pertumbuhan kita. Maka, ini adalah pesan moral kepada seluruh pimpinan daerah, kementerian, lembaga maupun pemerintah daerah, supaya mempersiapkan dengan cepat program-programnya," ujarnya.

Bahkan, kata Nurdin, kalau bisa semua yang berkaitan dengan lelang proyek fisik dilakukan lebih awal, sehingga tidak ada jeda waktu untuk para buruh, tukang dan pemilik toko bangunan memiliki orderan.

"Kalau perlu lelang dini. Kenapa? Kalau cepat direalisasi, tukang bekerja, buruh bekerja, toko bangunan ada order, realisasi anggaran kita juga bisa terukur," ungkapnya.



Dangan target realisasi anggaran 25 persen di triwulan pertama, diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi secara nasional.

Baca Juga: Terima Dana DIPA 2021, Bulukumba Harap Bisa Bangun Rumah Sakit

"Kita back up yang sudah ditetapkan dari pemerintah. Pertumbuhan ekonomi secara nasional 5,05 persen, tentu kita harus ambil diatasnya supaya bisa berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi (nasional)," ujarnya.



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!