alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Catut Nama Wakapolda, Novi Tipu Korbannya Sampai ke Jakarta

Faisal Mustafa
Catut Nama Wakapolda, Novi Tipu Korbannya Sampai ke Jakarta
Personil gabungan Timsus Polda Sulsel dan Resmob Polsek Panakkukang berhasil mengamankan pelaku penipuan modus agen tiket, Novi (21) di Kabupaten Gowa, Selasa (30/04/2019). Foto: Istimewa

MAKASSAR - Personil gabungan Timsus Polda Sulsel dan Resmob Polsek Panakkukang berhasil mengamankan pelaku penipuan modus agen tiket, Novi (21) di Jalan Borong Bulo, Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Selasa (30/04/2019).

Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda Fauzi Harahap menjelaskan, jika pelaku menggunakan modus menawarkan tiket dan handphone dengan harga miring kepada calon korbannya.

"Untuk motifnya berdasarkan laporan dari pelapor bahwa sanya terlapor ini menawarkan tiket Makassar-Jakarta, Jakarta-Kuala Lumpur, sebanyak lima tiket seharga Rp3,8 juta. Kemudian menawarkan handphone merek iPhone X, kerugian dari pelapor lebih kurang di atas Rp18 juta," terangnya, Rabu (01/05/2019).



Dalam menjalankan aksinya, wanita muda warga Jalan Teluk Poso, Kecamatan Tamalate, Makassar, mencatut nama Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Adnas.

Pelaku pun berhasil memperdaya korbannya yang merupakan warga di Kecamatan Panakkukang  dengan menggelapkan uang sekitar Rp18,3 juta..

"Kita masih dalami modus bahwasanya pelaku membawa nama salah satu pejabat Polda yaitu Wakapolda Sulsel," tandas Ananda Fauzi.

Di hadapan polisi, Novi pun mengakui perbuatannya. Dan telah beraksi di sejumlah tempat dengan menjanjikan tiket pesawat dan handphone murah. Termasuk di wilayah hukum Polsek Mamajang. Dia menawarkan lima unit handphone jensi iphone XS MAX dengan harga Rp85 juta.

Kemudian menggelapkan uang tiket pesawat seharga Rp57 Juta untuk gelaran pentas seni di SMA 1 Makassar. Lalu menggelapkan uang Rp5,6 juta atas korbannya Anti.

Selanjutnya melakukan penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp60 juta dengan modus menawarkan tiket pesawat dan iPhone 7 dan iPhone 8 serta jam tangan Iwatch seri 3 kepada korbannya di wilayah hukum Polsek Tanralili.

Serta melakukan penipuan penggelapan uang sebesar Rp3,8 juta dengan modus tiket pesawat murah di Jakarta.

Dari hasil penyelidikan sementara, Novi diketahui merupakan salah satu jaringan hacker tiket pesawat dan barang-barang mewah asal Kabupaten Soppeng. Saat ini polisi terus mengejar pelaku lainnya berinisial S.

Selama menjalankan bisnis haram tersebut, Novi mengaku meraup keuntungan sekitar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per tiket pesawat. Dan keuntungan Rp1 juta hingga Rp1,5 juta dari setiap transaksi barang mewah.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads