alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Real Count untuk DPRD Makassar Baru 0.1%, Ini Penjelasan KPU

Luqman Zainuddin
Real Count untuk DPRD Makassar Baru 0.1%, Ini Penjelasan KPU
Suasana penginputan perolehan suara peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 melalui mekanisme sistem perhitungan (situng) di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar beberapa waktu lalu. Foto: KORAN SINDO/Maman Sukirman

MAKASSAR - Real count hasil Pemilihan Umum (Pemilu) berbasis data C1 yang tayang di website KPU RI terus bergerak. Progres sejumlah Provinsi dan kabupaten/kota, ada yang sudah mencapai 50%. Tapi, ada juga yang berada pada angka jauh dari itu. Salah satunya, Makassar.

Penelusuran SINDOnews di laman KPU, progres pindaian C1 hingga Kamis (2/05/2019) untuk Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 33.2%, terendah dari 24 kabupaten/kota di Sulsel. Sementara untuk Pileg DPRD Sulsel, dua Daerah Pemilihan (Dapil) yang ada di Makassar, masing-masing baru 2.6% dan 1.1%.

Sementara untuk DPRD kota Makassar, baru 0.1%, atau 1 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari total 3.998 TPS di kota Makassar sampai Kamis (2/5/2019), atau H +15 pascapencoblosan. Capaian ini, jauh dari capaian daerah lain di Sulsel.



Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kota Makassar, Gunawan Mashar menerangkan bahwa ada alasan kenapa progres real count KPU Makassar lamban. Ada kendala teknis yang dihadapi operator KPU Kota Makassar, saat akan mengupload data real count berdasarkan C1. Di sisi lain, ia menyebut TPS di kota Makassar cukup banyak ketimbang 23 daerah lain di Sulsel.

"Untuk jenis C1 Provinsi dan kota memang saya akui itu masih rendah, selain memang masih ada kendala-kendala teknis. Kita seringkali mengalami eror ketika ingin melakukan input, dan ini sudah kita laporkan ke KPU RI," aku Gunawan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/5/2019) sore.

Gunawan mengatakan, pindaian C1 untuk DPRD kota Makassar memang berlangsung lamban. Gara-gara, C1 Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) lebih didahulukan. Makanya, progres untuk Pilpres kata dia, sudah mencapai di atas 30%. Beda dengan jenis pemilihan lainnya.

Gunawan kemudian membantah jika ada kesengajaan untuk mengupload data C1 Pileg DPRD kota Makassar. Di sisi lain, ia meminta masyarakat tak menjadikan real count KPU sebagai acuan.

"Memang situng diadakan supaya warga menagkases C1, tapi bukan acuan utama hasil Pemilu. Acuannya adalah rekap kecamatan. Situng hanya gambaran untuk warga tahu 'oh, C1 di TPS ini segini'. Dia hanya pembanding," pungkas Gunawan.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook