alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Patah Hati Ternyata Buat Jantung Melemah dan Sulit Bernafas

Sri S Syam
Patah Hati Ternyata Buat Jantung Melemah dan Sulit Bernafas
Ilustrasi/Istimewa

MAKASSAR - Kita sering bertanya-tanya kenapa orang yang patah hati tampak lemas, tak bergairah hidup dan serasa ingin mati. Bukan tanpa alasan, ternyata saat patah hati, bukan hanya psikis yang sakit namun juga orang tubuh ikut mati.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Heart Journal, menemukan adanya 'sindrom patah hati ', yang dapat diartikan sebagai munculnya stres emosional yang parah sehingga bisa memengaruhi otak, dan lebih besar lagi, tubuh seseorang yang mengalami patah hati tersebut.

Sindrom patah hati, yang dikenal juga dengan sebutan Takotsubo syndrome (TTS), merupakan kondisi di mana otot-otot jantung tiba-tiba melemah, yang diikuti dengan gejala rasa sakit di dada dan sulit bernapas.



Hal ini biasanya terjadi segera setelah adanya stres emosional yang parah seperti misalnya mengalami patah hati, ditinggal mati orang terkasih dan berbagai kejadian mengejutkan lainnya yang memicu lonjakan emosi.

Sementara itu, Penelitian yang dilakukan Christian Templin, profesor kardiologi dari University Hospital Zurich ini menemukan bahwa orang yang mengalami TTS ternyata mengalami reaksi fisik terhadap stres emosional, yaitu munculnya gangguan berkomunikasi antara area-area di dalam otak.

Orang yang mengalami patah hati menunjukkan kacaunya kinerja otak dalam mengendalikan emosi sekaligus memberi reaksi otomatis pada tubuh. Pada akhirnya ia sulit memproses informasi yang diperolehnya dari luar dan sulit mengomunikasikan apa yang ada di dalam pikirannya dengan sewajarnya.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook