TOPIK TERPOPULER

Paslon Adu Program Penanganan Dampak COVID-19 di Debat Terakhir

Muhaimin Sunusi
Paslon Adu Program Penanganan Dampak COVID-19 di Debat Terakhir
Empat pasangan calon pilwalkot Makassar wefie saat pencabutan nomor urut, September lalu. Foto: Instagram Munafri Arifuddin

MAKASSAR - Debat ketiga pilwalkot Makassar 2020 akan kembali digelar di Jakarta, Jumat 4 Desember. Debat pemungkas mengangkat tema yang salah satunya menyinggung kebijakan pasangan calon (paslon) dalam penanganan COVID-19.

Materi kebijakan penanganan COVID-19 memang masuk dalam PKPU 13/2020 pada Pasal 59 huruf g. Karena masih dalam suasana pandemi, paslon wajib memiliki kebijakan menanggulangi dampak COVID-19, jika kelak terpilih.



Lantas bagaimana strategi masing-masing paslon menangani COVID-19?

Baca juga: Batal di Makassar, Debat Ketiga Pilwalkot Kembali ke Jakarta

Aloq Natsar Desi, juru bicara paslon Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto-Fatmawati Rusdi (Adama') mengatakan, penanganan COVID-19 sebenarnya sudah menjadi perhatian Danny sejak virus ini mulai mewabah. Bahkan saat Danny belum ditetapkan sebagai paslon.

"Kita punya yang namanya DP Peduli. Tim ini yang selalu bertugas menyemprotkan disinfektan di setiap lorong-lorong serta membagikan masker. Dan sampai saat ini masih berjalan," ucap Aloq.

Pada visi misi Adama', ada program yang namanya gerakan masyarakat perkuatan imunitas kesehatan dan ekonomi. Program ini masuk dalam visi rekonstruksi milik paslon nomor urut 1 ini.



Danny menambahkan, gambaran dari program tersebut ialah pembagian semacam suplemen langsung ke masyarakat. Selain itu diiringi dengan kampanye hidup sehat di masyarakat.

“Kami punya suplemen yang sudah terbukti, itu yang akan kami bagikan ke masyarakat. Kalau jangka panjang tentu kampanye kesehatan yang perlu,'' tambah mantan Wali Kota Makassar ini.

Baca juga: 4 Paslon Berebut Dukungan 322.665 Pemilih Milenial di Makassar

Paslon Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando (Appi-Rahman) melalui jubirnya, Fadli Noor menuturkan, pihaknya sangat memahami tema COVID-19 sehingga menjadikan penanganan COVID-19 ini sebagai gagasan besar yang disampaikan sejak awal pada deklarasi Agustus 2020 lalu.

Fadli mengungkapkan, Appi-Rahman akan menangani pandemi COVID-19 dengan pelaksanaan testing, tracing dan treatment dengan lebih baik dan rasional sesuai jumlah populasi Kota Makassar. Penanganan COVID-19 ini harus dengan basis data yang baik disertai partisipasi publik untuk mendukung kebijakan publik yang tepat.

“Dalam masa kampanye pilwalkot ini, Appi-Rahman telah membagikan 4 juta masker dan 500.000 ribu botol hand sanitizer melalui 150 orang tim duta sehat. Selain itu, Satgas Kesehatan Appi-Rahman juga melakukan penyemprotan disinfektan pada ribuan spot fasilitas publik, termasuk angkutan umum pete-pete," beber Fadli.

Ketua DPW PSI Sulsel ini melanjutkan, dalam rangka sosialisasi penanganan COVID-19, Appi-Rahman memberikan swab test secara cuma-cuma kepada lebih dari seribu koordinator relawan.

"Appi-Rahman juga memastikan akan menangani COVID-19 dengan lebih baik, menjadikan Makassar zona hijau COVID dalam 100 hari kerja pertama, lalu selanjutnya melakukan pemulihan ekonomi," bebernya.

Appi menambahkan, Appi-Rahman sudah menghadirkan Duta Sehat, Tim Satgas Kesehatan, dan wisma isolasi mandiri di Jalan Pandang Raya, Makassar. Terobosan ini menjadi satu-satunya yang dilakukan paslon di pilwakot Makassar 2020.

Baca juga: Jelang Pencoblosan Pergeseran Dukungan Semakin Dinamis

“Dalam 100 hari pertama, kita akan meningkatkan frekuensi test swab. Dari 1.200 tes menjadi 6.000 tes per hari, dan meningkatkan jumlah laboratorium tiga kali lipat dari saat ini," beber Appi.

Selain itu, akan ada juga penambahan 6 lab menjadi 15 lab di seluruh kota. Appi-Rahman akan mendorong peningkatan kapasitas personel dan peralatan di setiap lab.

Paslon Syamsu Rizal-Fadli Ananda alias Dilan melalui tim perumus program kesehatannya, Khudri Arsyad mengaku, pihaknya telah menyiapkan berbagai program dalam kasus ini. Ada strategi bersama percepatan pemulihan dampak COVID-19 yang dibagi menjadi dua sub program yakni bidang kesehatan dan pemulihan ekonomi warga.

“Misalnya ada program 1 RW 1 dokter rakyat untuk mewujudkan RW sehat, membebaskan biaya tindakan medis pasien COVID-19 dan pos pelayanan terpadu dan terintegrasi," bebernya.

Selain itu, akan ada mobile kotak corona atau mobile koko. Di mana di setiap rumah tangga akan diberi P3K namun isinya akan ditambahkan dengan hand sanitizer, masker dan buku pintar protokol kesehatan.

Baca juga: Konsolidasi, Perindo Total Gerakkan Mesin untuk Appi-Rahman

“Kalau di bidang pemulihan ekonomi warga, Dilan akan mendorong pemerintah kota menyiapkan dana modal kerja mulai Rp500 ribu sampai Rp50 juta. Selain itu, pemerintah kota memastikan hak-hak pekerja terpenuhi berdasarkan undang-undang ketenagakerjaan," bebernya.

Sementara, Muwafiq selaku jubir paslon Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin NH (Imun) menuturkan, pihaknya juga telah menyiapkan langkah khusus untuk penanganan COVID-19. Sekali pun tak terlalu spesifik dijabarkan dalam program unggulan Imun.

Ialah program BPJS kesehatan gratis kelas tiga. "Iya, sudah masuk di situ dalam penanganan COVID-19. Kita akan biayai, khusus kelas tiga," ungkapnya.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!