alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Tarawih Pertama di Masjid ICDT, Ini Pesan Bupati Bulukumba

Eky Hendrawan
Tarawih Pertama di Masjid ICDT, Ini Pesan Bupati Bulukumba
Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali saat memberikan sambutan pada tarawih pertama di di Masjid Islamic Center Dato Tiro, Minggu, (5/05/2019). Foto: Sindonews/Eky Hendrawan

BULUKUMBA - Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali memulai salat tarawih malam pertama bulan suci Ramadhan 1440 hijriah di Masjid Islamic Center Dato' Tiro, Minggu, (5/05/2019).

Bupati AM Sukri Sappewali hadir di masjid terbesar di Bulukumba ini, bersama Kepala Kemenag Bulukumba M Ali Yafid dan sejumlah pejabat Pemkab. Adapun Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto melaksanakan tarawih pertamanya di Masjid Agung Bulukumba.

Ketua Pengurus Masjid Islamic Center Dato'Tiro, Andi Kurniady dalam laporannya menyampaikan progres pemeliharaan masjid, diantaranya pengecatan dan perbaikan plafon, pemeliharaan lampu, termasuk pembangunan tempat wudhu di samping kiri kanan masjid yang sudah selesai.



Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada bulan Ramadhan ini, ada beberapa pedagang kaki lima menjajakan dagangannya pada malam harinya di lantai dasar masjid. Terkait Amaliah Ramadhan, pihaknya tetap menyediakan buka puasa, ada juga lomba qasidah antar majelis taklim.

"Kalau tidak terdaftar sebagai pembawa buka puasa, kami masih tetap menerima takjil atau makanan buka puasa dari para jamaah," pinta Andi Kurniady.

Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali dalam sambutannya menyampaikan berbagai himbauan seperti bulan suci lebih menyemarakkan aktivitas ibadah dimana pun berada, sehingga syiar islam lebih nampak.

"Menghormati kesucian bulan Ramadhan serta menjauhkan segala bentuk aktivitas yang dapat menciptakan ketersinggungan dan antipati dari masyarakat muslim yang berpuasa, dan bagi penjual jajanan buka puasa untuk membuka dagangannya mulai pukul 15.00 Wita," katanya.

Selain itu, ia juga menyampaikan menutup segala aktivitas tempat hiburan malam di seluruh wilayah Kabupaten Bulukumba, baik siang maupun malam hari selama bulan ramadhan.

"Mencegah, menghentikan dan menutup segala ruang aktivitas peredaran dan konsumsi minuman keras, minuman beralkohol dan segala macam Narkoba," katanya.

Lebih jauh ia menjelaskan, agar menjaga stabilitas dan kerukunan hidup antara sesama ummat dan antara ummat beragama lainnya, dalam rangka toleransi, serta menjauhkan segala aktivitas yang terkesan mubazzir dan tidak mendatangkan kemaslahatan, seperti balapan liar dan penggunaan petasan.

Di akhir sambutannya, AM Sukri Sappewali meminta para jamaah untuk saling memaafkan sehingga esok harinya melaksanakan puasa dengan hati yang bersih.

"Atas nama pemerintah daerah dan secara pribadi, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Sebagai manusia biasa kami tak luput dari kesalahan atau kekhilafan baik yang disengaja maupun tidak disengaja," pinta AM Sukri Sappewali.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads