alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pipa Induk PDAM Gowa Mulai Dipindahkan, Dukung Pelebaran Jembatan

Herni Amir
Pipa Induk PDAM Gowa Mulai Dipindahkan, Dukung Pelebaran Jembatan
PDAM Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa mulai memindahkan pipa induk guna mendukung pelaksanaan pembangunan pelebaran jembatan di Jalan Inspeksi Kanal. Foto: Herni Amir/SINDOnews

SUNGGUMINASA - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa mulai memindahkan pipa induk guna mendukung pelaksanaan pembangunan pelebaran jembatan di Jalan Inspeksi Kanal.

"Kami memindahkan pipa induk yang melengket di jembatan tersebut agar tidak menghalangi pekerjaan jembatan yang akan dikerja oleh Dinas PU Kabupaten Gowa," ucap Humas PDAM Tirta Jeneberang, Nurdiansyah, Rabu (08/05/2019).

Pipa-pipa induk yang berada di sisi kiri kanan jembatan dipindahkan hingga jarak beberapa untuk tidak lagi melekat di badan jembatan.



"Untuk pekerjaan jembatan pipa ini kita buat baru, sehingga diharapkan nantinya distribusi air tidak terlalu lama pelayanan terhenti. Karena kita sisa koneksikan pipa baru ke pipa induk," kata Nurdiansyah menambahkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Gowa, Mundoap mengatakan anggaran yang digunakan pada kegiatan pelebaran jembatan mencapai kurang lebih Rp800 juta.

"Sebenarnya ini kewenangan provinsi, kan bukan jalan kabupaten. Tapi karena sudah dikomunimasikan dan tidak ada tanggapan, maka Pemkab Gowa mengambil inisiatif. Akan dilebarkan 2 meter ke kiri dan 2 meter ke kanan," bebernya.

Inisiatif ini diambil karena pelebaran tersebut sudah sangat dibutuhkan. Dimana setiap hari, utamanya pagi dan sore hari, kemacetan dan antrian panjang kendaraan tidak bisa dihindari.

Sempitnya jembatan serta elevasi tikungan di ujung jalan dari arah perumahan Citraland ke Jalan Syekh Yusuf memperparah kondisi. Apalagi jika telah terjadi pertemuan kendaraan dari arah Jalan Andi Tonro yang hendak ke Jalan Syekh Yusuf.

Selain itu lanjut Mundoap, juga akan dilakukan pelebaran di sudut jalan sehingga pengendara lebih leluasa. Namun dibutuhkan pembebasan lahan yang berada di depan masjid dan area pekarangan ruko.

"Semua sudah dibicarakan. Alhamdulillah pemilik lahan sangat kooperatif. Saat ini kami tengah berkoordinasi juga dengan pihak PLN, PDAM, dan Telkom untuk jaringan mereka yang ada di situ, agar saat pengerjaan layanan ke masyarakat tidak terganggu," tutup Mundoap.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook