alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ketegangan Iran-AS Meningkat, Khamenei Yakin AS Akan Dipaksa Mundur

Agus Nyomba
Ketegangan Iran-AS Meningkat, Khamenei Yakin AS Akan Dipaksa Mundur
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. Ia menyebut tidak akan ada perang terjadi meski ketegangan terus meningkat dengan AS. Foto: Istimewa

TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei menyatakan bahwa negara itu akan terus melawan Amerika Serikat (AS), tetapi ia menekankan bahwa tidak akan ada perang antara kedua negara.

Pernyataan Khamenei dilaporkan di Iran PressTV. Khamenei lebih lanjut menyatakan bahwa sejalan dengan kebijakan perlawanan Teheran telah memutuskan untuk menolak tawaran Washington untuk menegosiasikan kesepakatan nuklir baru.

"Pilihan pasti bangsa Iran akan menjadi perlawanan di hadapan AS, dan dalam konfrontasi ini, AS akan dipaksa mundur," katanya.



Setahun setelah AS secara sepihak menarik diri dari Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA, juga dikenal sebagai kesepakatan nuklir Iran, Teheran mengumumkan bahwa mereka akan mundur dari beberapa komitmen "sukarela" berdasarkan perjanjian tersebut. Republik Islam dengan imbalan memberlakukan batasan pada program nuklir negara itu.

Teheran membenarkan langkah-langkahnya melalui kegagalan Uni Eropa dan penandatangan lainnya untuk menolak tekanan dari AS terhadap Iran. Rusia dan China mengecam tindakan AS yang berpotensi menyebabkan runtuhnya perjanjian. Semua penandatangan kesepakatan meminta Iran untuk mematuhi JCPOA dan berjanji untuk bekerja untuk menjaga kesepakatan itu.

Selain tekanan sanksi AS terhadap Iran, yang baru-baru ini semakin meningkat, Washington telah meningkatkan kehadiran militer di kawasan itu, mengirimkan kapal induk ke Teluk Persia dan dilaporkan mengerahkan pembom strategis B-52 ke Timur Tengah. Laporan media baru-baru ini menunjukkan bahwa AS dapat mengerahkan hingga 120.000 tentara di Timur Tengah jika Iran mulai mengembangkan senjata nuklir.

Laporan itu ditolak oleh Presiden AS Donald Trump sebagai berita palsu, meskipun ia tidak mengecualikan bahwa rencana seperti itu dapat diadopsi di masa depan.
Dia juga menyatakan bahwa jika AS memutuskan untuk mengerahkan pasukan untuk melawan Iran, jumlahnya akan menjadi neraka banyak yang lebih besar.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads