alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Eks Panglima Laskar Jihad Indonesia akan Diadili di Makassar

Vivi Riski Indriani
Eks Panglima Laskar Jihad Indonesia akan Diadili di Makassar
Jafar Umar Thalib. Foto : Istimewa

MAKASSAR - Jafar Umar Thalib tersangka kasus pengancaman dan pengrusakan rumah penduduk di Koya, Kota Jayapura akan disidang di Pengadilan Negeri (PN) Makassar.

Mantan Panglima Laskar Jihad Indonesia ini diduga melakukan perusakan pada Rabu, 27 Februari 2019, dengan sasaran perusakan rumah keluarga Henock Niki di Jalan Protokol Koya Barat, Distrik Muara Tami.

Hal itu dibenarkan Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Makassar, Ulfadrian Mandalani. Dia mengatakan saat ini tersangka beserta barang bukti telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Makassar.



"Tersangka dan barang bukti sudah ada di Makassar, baru kemarin (Selasa) dilimpahkan," kata Ulfa, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/05/2019).

Meski disidangkan di PN Makassar, namun kata Ulfa, jaksa yang menangani perkara tersebut adalah tim dari Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Negeri Jayapura.

"Kami cuma menyiapkan tempat dan waktunya, karena fatwanya sidang dilakukan di PN Makassar," lanjutnya.

Dia mengaku belum bisa memastikan kapan perkara ini akan dilimpahkan ke pengadilan. Jelasnya, dia berharap kasus ini bisa segera disidangkan.

"Pelimpahan ke pengadilan diusahakan sebelum lebaran," ucapnya.

Selain Jafar Umar Thalib ada juga enam orang lainnya yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah AJU (20 tahun) dan AY (42 tahun) disangka berperan membawa samurai dan melakukan pengrusakan terhadap speaker di rumah korban.

Adapun empat anggota Jafar sisanya, yakni AR (43 tahun), IJ (29 tahun), MM (31 tahun) Dan AR (20 tahun) disangka berperan ikut mendatangi rumah korban dan memperingati korban untuk mematikan musik.

"Berkasnya di split, jadi ada tiga berkas, Jafar Umar Thalib sendiri," tuturnya.

Sekadar informasi ketujuh tersangka dikenakan pasal 170 Ayat 2 tentang pengerusakan, ditambahkan dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam.



(sss)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads