alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Gubernur dan BUMN KBN Bahas Kawasan Industri Baru di Takalar

Suwarny Dammar
Gubernur dan BUMN KBN Bahas Kawasan Industri Baru di Takalar
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah didampingi Bupati Takalar saat menerima rombongan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Persero. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), HM Nurdin Abdullah membahas mengenai kawasan industri baru di Kabupaten Takalar bersama Komisaris dan Direktur PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Persero.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengaku, semua yang berkaitan dengan dunia usaha Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, akan menyediakan karpet merah.

"Kita selalu permudah dunia usaha, kalau bisa dipermudah kenapa harus dipersulit," kata Nurdin Abdullah saat menerima rombongan KBN Persero, di Baruga Lounges Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (16/5/2019).



Di tempat yang sama, Komisaris PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Prof Ermaya Suradinata mengaku, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan melakukan ekspansi bisnis industri di Sulawesi Selatan.

Bisnis industri tersebut katanya, merupakan salah satu cara untuk mendorong peningkatan ekonomi negara dan terkhusus untuk Pemprov Sulsel.

"Terimakasih bapak Gubernur sudah bisa menerima kami, meskipun sedang sibuk dan mengganggu aktifitas puasanya. Ini kami lakukan karena ingin tingkatkan ekonomi nasional dan ingin memberikan kontribusi yang besar untuk Sulsel," beber Ermaya Suradinata.

Selain untuk mencarikan anggaran untuk negara, kata Ermaya, PT KBN Persero akan memberikan kontribusi baik secara nasional maupun secara global.

"Negara perlu anggaran, bukan hanya untuk negara tapi untuk Sulsel juga, Sulsel bisa secara nasional dan masyarakat setempat bisa berkontribusi baik nasional maupun global," jelasnya.

Direktur PT KBN Persero, Sattar Taba menambahkan, selain menyampaikan kepada Gubernur Sulsel bila PT KBN Persero akan melakukan ekspansi di Kabupaten Takalar.

Sattar Taba juga menyampaikan pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang, akan mendatangkan investor dari China untuk meninjau langsung lahan dan keadaan kawasan industri baru yang akan membutuhkan 10.000 tenaga kerja baru.

"Kami berharap bapak Gubernur Sulsel bisa hadir untuk peninjauan langsung keadaan lahan di Takalar, kami akan bersama investor dari China sebanyak 21 orang," pungkasnya.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads