alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Putusan Bebas Ketua MUI Kota Palopo, Jaksa Ajukan Kasasi

Vivi Riski Indriani
Putusan Bebas Ketua MUI Kota Palopo, Jaksa Ajukan Kasasi
ILUSTRASI. Jaksa Penuntut Umum kasus dugaan penyalahgunaan dana hibah yang menyeret Ketua MUI Palopo, KH Syarifuddin, resmi mengajukan upaya kasasi atas putusan bebas. Foto: SINDOnews/Dok

MAKASSAR - Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus dugaan penyalahgunaan dana hibah yang menyeret Ketua MUI Palopo, KH Syarifuddin, resmi mengajukan upaya kasasi atas putusan bebas.

Terdakwa dinyatakan tidak terbukti bersalah menyalagunakan dana hibah senilai Rp5 miliar, dan divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Negeri Makassar pada Kamis (9/5/2019).

"Berdasarkan petunjuk pimpinan, kami dari JPU resmi mengajukan kasasi atas putusan bebas tersebut," kata JPU Greafik Loserte.



Sembari memperlihatkan surat pengajuan kasasi, Greafik mengatakan dengan batas waktu 14 hari yang diberikan, JPU akan menyusun kontra memori kasasi untuk dilayangkan ke panitera.

JPU melayangkan kasasi ini karena menganggap putusan ini tidak sesuai dengan fakta persidangan.

Sebelumnya, JPU menuntut KH Syarifuddin Daud hukuman 1 tahun, subsider 50 juta rupiah atau ganti dua bulan kurungan, karena didakwa merugikan negara sekira Rp306 juta rupiah.

Sedangkan dalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai oleh Yamto Susena, menyebutkan tidak terdapat kerugian negara dalam pengelolaan dana bantuan hibah Pemkot Rp5 miliar oleh Syarifuddin sebagaimana dalam dakwaan.

Dari hasil peninjauan setempat yang dilakukan bersama penuntut umum, penasihat hukum, serta dihadiri terdakwa, ditemukan fakta adanya pekerjaan tambahan yang bermanfaat untuk kepentingan bangunan masjid dan jamaahnya. Hal itu dianggap mempunyai anggaran yang jauh lebih besar dari kerugian negara yang didakwakan.

Bukan hanya Ketua MUI Palopo, dua terdakwa lainnya dalam kasus ini, masing-masing M Masyhudi Machsun (54) dan Agus Prayudi Adi (57) selaku pengawas dan rekanan, juga divonis bebas tidak bersalah.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook