alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Aliansi Mahasiswa di Polman Deklarasikan Tolak People Power

Asrianto Suardi
Aliansi Mahasiswa di Polman Deklarasikan Tolak People Power
Sejumlah mahasiswa di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar deklarasi menolak People Power, Sabtu (18/5/2019) , di cafe Na Abol, Kelurahan Madatte. Foto: SINDOnews/Asrianto

POLMAN - Sejumlah mahasiswa di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar deklarasi menolak "People Power", Sabtu (18/5/2019) petang, di cafe Na Abol, Jalan Stadion, Kelurahan Madatte.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Polman, dan dihadiri oleh sejumlah perwakilan organisasi mahasiswa dari PMII, GMKI, GMNI, HMI, serta puluhan kader organisasi kepemudaan.

Deklarasi ditandai dengan pembacaan petisi dan pernyataan sikap dari para peserta.



Ketua Umum PMII Cabang Polman, Sabri menyampaikan deklarasi ini untuk menolak people power dan petisi untuk mendukung KPU, Bawaslu, dalam menjalankan demokrasi di Indonesia juga kepada aparat keamana dari TNI, Polri yang mengamankan NKRI.

Mewakili organisasi kemahasiswaan, Sabri mengajak seluruh lapisan masyarakat menolak people power, sebab ketika dilakukan akan terjadi dampak negatif mulai dari perang saudara, agama, suku dan bisa merusak negara Indonesia.

Diaa menilai, demokrasi di Indonesia saat ini sudah berjalan dengan baik.

"Siapapun yang ingin menganggu jalanya demokrasi, hari ini kami PMII menyatakan sikap bahwa itu adalah lawan dari kami," tegas Sabri.

Sabri mengajak kepada masyarakat tidak ikut-ikutan menyerukan people power dan tetap bisa menerima apapun hasil keputusan dari KPU. Untuk mencegah gerakan di kalangan mahasiswa, Sabri akan menyampaikan kepada seluruh kader agar tidak terlibat dalam aksi people power.

"Jangan ada yang ikut melakukan people power, lebih baik kita fokus menjaga NKRI dan menunggu hasil keputusan sari KPU RI," katanya.

Sekertaris Mapincab PMII Polman Jailani Kunni mengatakan juga sangat mendukung deklarasi menolak people power ini.

"Ini bukan people power, namun saya melihat ini adalah upaya makar, yang dilakukan oleh pihak-pihak yang mempunyai kepentingan politik," tegasnya.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook