alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ray Suryadi, Pengusaha Ikan Raih Suara Tertinggi DPRD Makassar

Luqman Zainuddin
Ray Suryadi, Pengusaha Ikan Raih Suara Tertinggi DPRD Makassar
Ray Suryadi Arsyad, Caleg Demokrat menjadi pendatang baru yang berhasil meraih suara tertinggi di Pileg Makassar. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Wajah baru pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendominasi perolehan suara untuk beberapa jenis pemilihan. Koleksi suara mereka melambung petahana. Khususnya, pada Pileg DPRD Kota Makassar.

Di DPRD Kota Makassar, ada nama Ray Suryadi Arsyad yang mengumpulkan suara pribadi sebanyak 8.741 suara. Ia adalah Caleg partai Demokrat. Bertarung untuk Daerah Pemilihan (Dapil) II Makassar. Ia berstatus pendatang baru, padahal baru gabung ke partai pada April 2018.

"Saya baru satu tahun berpolitik, Saya masuk di partai Demokrat itu bulan 4 tahun kemarin (2018) karena memang saya diutus dan didorong oleh masyarakat," aku Ray saat dihubungi, Jumat (17/5/2019) lalu.



8.741 suara Ray itu mampu mengalahkan beberapa petahana yang bertarung di Dapil II. Sebut saja Wahab Thahir 4.792 suara (Golkar) atau Rudianto Lallo 5.694 suara (Nasdem). Serta petahana lainnya William 2.846 suara (PDIP) dan petahana Demokrat Fatma Wahyuddin 6.995 (suara).

Ray mengaku tak menyangka jika suaranya bisa mengalahkan beberapa petahana di Dapilnya hingga bahkan tertinggi di DPRD kota Makassar. Tapi, besarnya suara itu menurut Ray tak lepas dari latar belakang dan kedekatan dia dengan masyarakat di Utara Makassar itu.

Ia memang merupakan orang asli di wilayah Dapil tersebut. Makanya, ia memakai tagline "asli utara". Ia adalah pengusaha di wilayah pelabuhan Paotere. Menurut Ray, dia punya lima pabrik pengelolaan hasil laut. Sehingga, dia mengaku masyarakat sekitar dekat dengan dia, dan tercipta natural.

"Saya didorong (masyarakat setempat). Mereka berharap ada satu figur yang membela kepentingannya nanti," sambung Ray.

Selama satu tahun masa kampanye, Ray mengaku memanfaatkan masa kampanye sebaik mungkin. Ia juga mengaku menekan dan mengurangi jalan-jalannya ke keluar kota Makassar. Semata, supaya bisa terus bertemu dengan warga dan sosialisasi. Ia juga memberikan penekanan, bahwa ia adalah wakil dari mereka.

"Saya ini salah satu bagian dari kalian, ingin membawa aspirasi, dan kepentingan masyarakat di kota Makassar ini. Selama satu tahun kampanye, saya manfaatkannya dalam satu tahun itu saya tidak ke luar kota, supaya bisa terus berdekatan dengan masyarakat," kata pria kelahiran 28 tahun itu.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook