alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pemberian Santunan Anggota KPPS Menunggu Juknis KPU RI

Luqman Zainuddin
Pemberian Santunan Anggota KPPS Menunggu Juknis KPU RI
Komisioner KPU Kota Makassar, Endang Sari. Foto: Luqman Zainuddin/ SINDOnews

MAKASSAR - Seluruh anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang menderita sakit, kecelakaan, hingga meninggal dunia selama menjabat, bakal menerima santunan.

Komisioner Divisi Umum KPU Sulsel, Asram Jaya menerangkan, besaran santunan akan disesuaikan dengan kejadian yang dialami oleh KPPS.

Meski demikian, dia belum bisa menguraikan secara detil terkait dengan nominal santunan yang akan akan diterima para KPPS bersangkutan.



"Iye ada (santunan). Tapi kalau nominalnya kami lagi menunggu juknisnya dari KPU RI. Nanti beda-beda, yang meninggal, sakit, atau pun cacat karena kecelakaan selama bertugas," ujar melalui via telepon seluler, Minggu (19/05/2019).

Ada pun santunan yang berhak diterima anggota KPPS yang jatuh sakit, mereka yang tercatat mulai bertugas di Pemilu 2019 pada tanggal 10 April hingga masa berakhir tugas, 9 Mei mendatang.

"Masa akhir tugasnya tanggal 9 Mei 2019. Jika dia jatuh sakit dimasa jabatannya (10 April-9 Mei) masih dalam tanggungan," pungkas Asram.

Sementara itu, Komisioner KPU Makassar, Endang Sari mengatakan saat ini pihaknya tengah mengidentifikasi anggota KPPS yang jatuh sakit, kecelakaan, dan meninggal selama bertugas.

Pendataan itu, nantinya akan dilaporkan ke KPU Sulsel dan diteruskan ke KPU RI untuk pemberian santunan.

"Iya (ada untuk santunan) permintaan untuk didata sementara berjalan. (Pemberian santunan) langsung dari KPU RI," kata dia.

Untuk diketahui, di Makassar ada tiga anggota KPPS yang meninggal dunia selama bertugas. Masing-masing Muhammad Amar dari TPS 2 kecamatan Makassar, Muhammad Alip Ukhda anggota KPPS TPS 30 kelurahan katunrung Rappocini, dan Radiansyah KPPS TPS 9 kelurahan Bunga Eja Beru Kecamatan Tallo.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads