alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Duga Banyak Kecurangan Pemilu, Caleg PKS Akan Menggugat ke MK

Luqman Zainuddin
Duga Banyak Kecurangan Pemilu, Caleg PKS Akan Menggugat ke MK
ILUSTRASI. Calon Lagislatif (Caleg) DPR RI Dapil Sulsel I dari PKS, Ariady Arsal, memastikan, bakal mengajukan perselisihan hasil Pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK). Foto: SINDOnews/Dok

MAKASSAR - Calon Lagislatif (Caleg) DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel I dari PKS, Ariady Arsal, memastikan, bakal mengajukan perselisihan hasil Pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Saat ini kata Ariady, partainya tengah menyiapkan dokumen-dokumen pendukung untuk pengajuan gugatan.

"Partai sudah proses semua dokumen (gugatan). C1 sudah dikumpulkan dan sekalian digabung dengan gugatan lain se Indonesia," jelasnya.



Langkah tersebut dilakukan oleh Ariady menyusul dugaan adanya pelanggaran yang mendahului proses penghitungan tersebut. Pelanggaran-pelanggaran itu kata dia, banyak merugikan dirinya. Di lain sisi pelanggaran itu memberikan keuntungan untuk Caleg lain dari partai berbeda.

Pelanggaran yang disebut Ariady, banyak terjadi di kota Makassar dan kabupaten Gowa. Pada daerah itu kata Ariady, ada pelanggaran yang nyata sudah melanggar mekanisme peraturan KPU tapi tetap berjalan. Sekalipun, Ariady tak mau mengungkapnya lebih detil.

"Tentunya Partai yang secara langsung ya. Partai sudah cek seluruh C1 dari saksi PKS. Saksi partai sudah dipahamkan kondisi yang ada dan tentunya tidak akan menandatangani setiap perbuatan yang tidak sesuai koridor aturan dan hukum yang ada," sambung Ariady.

Adapun gugatan itu, menurut Ariady akan disampaikan secepatnya setelah penetapan KPU dilakukan di tingkat nasional. Sementara yang digugat adalah KPU sebagai penyelenggara.

"PKS menolak seluruh hasil perhitungan DPR RI dan akan memproses sesuai mekanisme," pungkas Ariady.

Sebagai informasi, untuk perolehan suara DPR RI Dapil I, PKS dengan suara partai hanya mengumpulkan 104.218. Suara pribadi Ariady mencapai 40.696 suara. Perolehan itu, hanya menempatkan PKS di urutan suara terbanyak ke sembilan. Tak mampu menyaingi partai peraih kursi terakhir, PKB dengan 114.395 suara.



(kem)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads