alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Koalisi Jokowi Imbau Warga Tidak Terprovokasi Wacana People Power

Luqman Zainuddin
Koalisi Jokowi Imbau Warga Tidak Terprovokasi Wacana People Power
Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid (NH). Ia mengimbau kader Golkar agar tidak terpancing soal wacana People Power. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Koalisi Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut satu, Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Sulsel, meminta warga tak terprovokasi wacana people power yang sedang digalakkan sekelompok orang, pada 22 Mei nanti.

Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid (NH), meminta kader Beringin di Sulsel agar tetap tenang dan tidak terprovokasi wacana people power. Ia berharap, agar seluruh kader Beringin tetap tenang dan menerima hasil Pemilu Presiden (Pilpres) dan Pemilu 2019 yang sah secara konstitusional.

"Kita berharap negeri ini damai. Karena itu, apapun hasil pilpres dan pemilu, harus kita terima dengan tangan terbuka. Bahkan kalau perlu kita kawal dengan baik. Karena apapun itu, pilpres dan pemilu ini sudah berjalan secara konstitusional," ujar NH dalam keterangannya.



Menurutnya, ada upaya sekelompok orang untuk memboikot hasil Pilres dan Pemilu 2019. Bahkan, ada keinginan sekelompok orang untuk memboikot dengan menggalang massa dalam aksi people power dan melawan rezim yang sedang berjalan.

"KPU sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Meskipun terdapat beberapa masalah dalam proses di KPU, tapi harus kita yakini bahwa tentu hasilnya sudah baik dan maksimal. Terlalu banyak masalah yang harus ditimbulkan untuk negara dan bangsa ini jika kita ikut memperkeruh suasana," bebernya.

Untuk itu, imbauan kepada kader Golkar Sulsel ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi kader dan jika perlu disampaikan kepada konstituen dan kerabat untuk tidak terlibat dalam aksi-aksi yang dapat menimbulkan kegaduhan.

Dia menambahkan, Golkar sebagai partai tertua di negeri ini dapat menjadi contoh atau teladan yang baik melalui kader-kadernya dalam mengabdi di tengah masyarakat.

"Golkar masih dipercaya menjadi parpol yang dapat memberikan pelajaran politik secara dewasa. Golkar harus dijauhkan dari tindakan-tindakan yang dapat membahayakan negara. Sebagai partai tertua, Golkar harus menjadi panutan bagi partai lain terutama bagi kelangsungan hidup bangsa," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Sulsel, Muhammad Aras, meminta semua pihak agar menempuh jalur yang memang sudah disediakan oleh negara. Andai, ada yang tidak puas dengan hasil Pemilu. Bukan, malah melakukan aksi People Power.

"Kalau PPP berharap bahwa, kita percayakan kepada lembaga yang telah ditunjuk untuk menangani permasalahan ini. Misalnya, Pemilu serahkan kepada KPU dan Bawaslu. Kalau tidak puas, ada jalur hukum yang sudah ditentukan, dalam hal ini MK," aku Aras kepada KORAN SINDO, Senin (20/5/2019).

Sebab kata dia, masyarakat sama-sama mengakui, bahwa jalur gugatan ke MK itu adalah konstitusi yang harus dilakukan bersama-sama. Tapi, soal apakah inkonstitusional tidaknya aksi people power itu, Aras tak mau berspekulasi.

"Itu adalah ranah penegak hukum. Karena, yang pasti jelas kalau tujuannya untuk melawan keputusan yang konstitusional, itu tidak boleh," pungkas Aras.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook