alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

BNPB Raih Penghargaan UNPSA 2019 untuk PetaBencana.id

Kurniawan Eka Mulyana
BNPB Raih Penghargaan UNPSA 2019 untuk PetaBencana.id
Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. Foto: Dok/SINDOnews

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendapat penghargaan atas PetaBencana.id pada ajang United Nations Public Sector Award atau UNPSA 2019.

"PetaBencana.id ini menjadi pemenang untuk kategori Ensuring Integrated Approaches in Public Sector Institutions," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Selasa (21/05/2019).

Menurutnya, penghargaan ini digagas Badan PBB untuk Masalah Ekonomi dan Sosial atau United Nations Department of Economic and Social Affairs.



Program ini menciptakan 17 tujuan sebagai Sustainable Development Goals (SDGs). Tujuan yang ditargetkan hingga 2030 ini salah satu membahas mengenai Climate Action. Climate action ini sangat terkait dengan isu perubahan iklim yang dirasakan oleh seluruh dunia.

"Kategori yang dimenangkan oleh PetaBencana.id ini merupakan bagian dari topik SDGs pada tujuan Climate Action," terang Sutopo.

Dia menjelaskan jika PetaBencana.id merupakan platform yang memuat peta kebencanaan, khususnya banjir, di wilayah Jabodetabek, Kota Bandung dan Kota Surabaya.

Plaform yang sifatnya gratis dan open source ini dikembangkan BNPB dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) Urban Risk Lab.

"Platform inovatif ini memungkinkan para pengguna untuk aktif dalam melaporkan keadaan banjir di wilayahnya secara realtime. Namun laporan tersebut akan diverifikasi dan disebarkan secara langsung melalui peta publik. Pengguna media sosial dan aplikasi pesan instan kini dapat melaporkan situasi banjir di sekitar dengan mudah," tutur Sutopo.

Pengguna Twitter, lanjutnya, cukup mengirim cuitan ke @petabencana dengan #banjir dan BencanaBot untuk mendapatkan panduan secara otomatis mengisi laporan.

"Pengguna Telegram juga dengan mudah untuk melaporkan banjir dengan mengirim pesan “*/banjir*” ke @BencanaBot, yang akan membantu pengguna membuat laporan. Pengguna dapat menambahkan deskripsi, foto, tinggi banjir dan detail lokasi dalam laporan," lanjut dia.

Supoto menambahkan, PetaBencana.id tidak hanya mengumpulkan laporan hasil crowdsourcing dari media digital. Tetapi juga informasi terkait infrastruktur bencana. Peta dapat juga menampilkan tinggi muka air di pintu air dan lokasi pompa terdekat sebagai layer dan sebagai gambaran lebih menyeluruh tentang situasi banjir.

Selain menggunakan kode pada media sosial Twitter, PetaBencana.id merupakan satu-satunya platform yang mengintegrasikan kanal media sosial popular lainnya, seperti Telegram, Qlue, PasangMata detik.com, dan Z-alert.

Selain kategori yang dimenangkan PetaBencana.id, kategori yang dilombakan yaitu Offering inclusive and equitable services for not leave anyone behind, Developing effective and responsible public institutions, Promoting digital transformation in public sector institutions, dan Promoting gender-sensitive public services to achieve the SDGs.

Kepala BNPB Doni Monardo sangat mengapresiasi seluruh jajaran BNPB yang mendapat mendapat penghargaan dari PBB tersebut.
 
"Dalam prosesnya itu tidak mudah dan banyak sekali saingan dan ketat kompetisinya, baik di tingkat nasional apalagi di regional karena setiap negara banyak yang mengirimkan inovasi yang sudah dilakukan sesuai dengan sub tema yang ada. Ternyata yang mendapat penghargaan PetaBencana.id dan BNPB," kata dia.

"Makanya kita bangga. Di tengah kondisi situasi politik saat ini, BNPB dapat memberikan  kontribusi dengan membawa nama baik Indonesia dengan penghargaan dari PBB. Tentu ini membanggakan kita semua. Indonesia telah banyak diakui capaian yang dihasilkan. Tentu kita perlu terus mengembangkan ke depan," harapnya.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook