alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Caleg Gerindra Edward Horas Digugat ke Bawaslu Sulsel

Luqman Zainuddin
Caleg Gerindra Edward Horas Digugat ke Bawaslu Sulsel
Caleg DPRD Sulsel asal Partai Gerindra, Andi H Parenrengi menyambangi Sekretariat Bawaslu Sulsel melaporkan dugaan pelanggaran Edward Wijaya Horas. Foto: Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Calon Legislatif (Caleg) DPRD Sulsel asal Partai Gerindra, Andi H Parenrengi menyambangi Sekretariat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Selasa (21/05/2019).

Kedatangannya ke kantor penyelenggara pemilu ini dalam rangka melaporkan Edward Wijaya Horas yang juga merupakan caleg DPRD Sulsel Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel I dari Partai Gerindra.

Menurut Liaison Officer (LO) Andi Parenrengi, Dwi Putra Kurniawan, terlapor Edward Horas diduga telah melakukan pelanggaran sebelum hari pencoblosan Pemilu 2019 dengan membagi-bagikan hadiah kepada beberapa warga dalam sebuah turnamen di Rappocini, Makassar.



"Caleg No urut 7 Gerindra Edward Wijaya Horas yang kami laporkan. Dugaan pelanggarannya, mengenai pemberian hadiah selama kampanye. Ada nominal. Minimal Rp1 juta. Kejadiannya Maret," aku Dwi Putra.

Dia pun berharap laporan tersebut segera ditindaklanjuti meski dianggap terlambat.

"Kita menunggu ketegasan, bagaimana Bawaslu menegakkan aturan. Sepengatahuan kami ada UU larangan untuk memberikan hadiah selama kampanye," pungkasnya.

Untuk diketahui, Edward Horas dipastikan menjadi wakil Gerindra dari Dapil Sulsel I usai mengumpulkan 13.183 suara. Sementara, Andi Parenrengi meraih suara terbanyak ke dua dengan mengantongi 8.004 suara.

Di tempat yang sama, Caleg DPRD Sulsel Dapil Sulsel XI asal Golkar, Marthen Rantetondok juga melaporkan adanya dugaan pelanggaran penggelembungan suara di Luwu Timur.

Komisioner Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Sulsel, Azry Yusuf mengakui jika pihaknya telah menerima aduan dari dua caleg tersebut.

"Kami akan lihat, dan baca dan itu akan kami pelajari, jika ada informasi dugaan pelanggaran. Itu informasi awal. Mungkin kami akan melakukan penelusuran, dan menyampaikan ke pelapor untuk memyampaikan laporannya secara resmi," ucapnya.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads