alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Formasi Penerimaan Pegawai PPPK Lebih Besar dari PNS

Mustafa Layong
Formasi Penerimaan Pegawai PPPK Lebih Besar dari PNS
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menerbitkan surat tentang Pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2019. Foto: Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menerbitkan surat tentang Pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2019.

Kuota formasi untuk penerimaan Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) lebih besar ketimbang penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Ketentuan itu diatur melalui Surat Menpan RB Nomor B/617/M.SM.01.00/2019 tentang Pengadaan ASN Tahun 2019.

Berdasarkan petunjuk teknis (juknis) tersebut, diatur persyaratan pengajuan usulan kebutuhan formasi ASN bagi kementerian/lembaga hingga pemerintah daerah.
 
Dikutip melalui rilis Humas Kemenpan RB disebutkan jika usulan kebutuhan ASN tahun 2019 bagi pemerintah daerah harus memperhatikan ketersediaan anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan prinsip zero growth. Kecuali untuk pemenuhan ASN bidang pelayanan dasar.



Ada pun usulan untuk jabatan pelaksana harus berpedoman pada peraturan Menteri PANRB Nomor 41 Tahun 2018 tentang nomenklatur Jabatan Pelaksana, dan untuk Jabatan Fungsional diprioritaskan pada jenjang ahli pertama, terampil, serta masih dimungkinkan untuk jenjang pemula.

Dalam menyampaikan usulan kebutuhan pada pemerintah daerah berdasarkan peta jabatan yang telah ditetapkan oleh pejabat pembina kepegawaian (PPK). Serta harus memperhatikan jumlah ASN yang memasuki batas usia pensiun tahun 2019, rasio jumlah penduduk, luas wilayah, serta melampirkan surat pernyataan kesediaan anggaran gaji dan latihan dasar (latsar) bagi CPNS.

Sementara untuk alokasi pegawai pemerintah daerah, formasi untuk CPNS hanya 30%, sementara selebihnya untuk pegawai PPPK sebanyak 70%.
"PPPK diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pegawai di bidang pelayanan dasar pada satuan/unit kerja di daerah terpencil, tertinggal, dan terluar dengan memberi kesempatan kepada pegawai non-PNS yang saat ini masih aktif bekerja secara terus-menerus (honorer K2)," dikutip melalui rilis Humas Kemenpan RB, Rabu (22/05/2019).

Sebelumnya, Menpan RB Syafruddin menyebutkan pihaknya kembali menjadwalkan pembukaan seleksi CPNS pada September mendatang.

Dia mengatakan, secara nasional Kemenpan RB telah menyiapkan kuota hingga 100 ribu formasi.

Meski belum menentukan formasi dan kuota tiap daerah, Syafruddin menerangkan, untuk penerimaan tahun ini, formasi akan lebih banyak dibuka untuk tenaga teknis, seperti tenaga guru dan tenaga kesehatan.

"Iya ada penerimaan, nanti di triwulan IV. Kita fokus untuk menerima ASN," kata Syafruddin.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads