alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Oknum Staf Bawaslu Sulsel Dipolisikan Dugaan Kasus KDRT

Herni Amir
Oknum Staf Bawaslu Sulsel Dipolisikan Dugaan Kasus KDRT
Korban KDRT bersama kuasa hukumnya, Adillah Dinasty Shafril memperlihatkan bukti laporan polisi. Foto: Herni Amir/SINDOnews

SUNGGUMINASA - NA (24) melaporkan suaminya RR (29) yang merupakan staf Bawaslu Sulsel atas kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ke Polres Gowa.

Pelapor melalui kuasa hukumnya, Adillah Dinasty Shafril mengatakan, KDRT yang dialaminya terjadi pada Minggu (14/04/2019) lalu.

Menurut Adillah, klien dan pelaku awalnya terlibat adu mulut di rumah orang tuanya di Dusun Pa'rappunganta, Desa Kampili, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.



Saat itu, RR menuding NA memiliki buka nikah lain. Cekcok pun memanas hingga berimbas pada aksi pemukulan. NA pun harus mengalami demam selama tiga hari.

"Akhirnya pelaku memukul klien kami mulai dari kepalanya, pundak, lengan, serta pipi kirinya," ungkap Adillah, Kamis (23/05/2019).

Atas kejadian tersebut, NA yang merupakan warga BTN Zarindah Blok B nomor 14, Kelurahan Tamaruang, Kecamatan Sombaopu, melaporkan kasus yang dialaminya ke Polres Gowa.

Lanjut Adillah, hingga saat ini kliennya telah telah menjalani visum di RSUD Syekh Yusuf.

"Visum untuk memperkuat alat bukti. Di situ dijelaskan luka-luka lebam yang dialami klien kami," pungkasnya.

Dia menambahkan, kasus tersebut telah bergulir selama hampir satu bulan. Polisi kata Adillah saat ini masij melakukan penyelidikan sambil menunggu hasil visum.

"Informasi yang kami terima, pelaku telah ditahan sejak Rabu kemarin," tambahnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan yang dikonfirmasi mengaku belum mendapat laporan soal kasus ini dari Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa.

"Saya belum terima laporannya, saya belum tahu itu. Nanti saya cek ke Unit PPA," tandasnya.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook