alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kecewa, PDIP Tak Lagi Usung 4 Kepala Daerah di Pilkada 2020

Luqman Zainuddin
Kecewa, PDIP Tak Lagi Usung 4 Kepala Daerah di Pilkada 2020
Sekretaris DPD PDIP Sulsel, Rudy Pieter Goni (kiri). Foto: Istimewa

MAKASSAR - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulsel, tidak ingin berfikir panjang melihat hasil pemilu 2019 yang ditorehkan di daerah yang pernah dimenangi bersama pengusungnya di Pilkada 2015 lalu.

Hasil pemilu lalu pun menjadi evaluasi PDIP untuk menatap Pilkada 2020 mendatang. Meski secara umum partai berlambang Kepala Banteng Moncong Putih itu meraih hasil menggembirakan dalam persoalan kursi.

Akan tetapi, khususnya di empat daerah, hasilnya masih mengecewakan. Apalagi di daerah itu berhasil memenangkan kadernya sebagai kepala daerah seperti, Kabupaten Soppeng, Pangkep, Gowa dan Toraja Utara.



Sekretaris DPD PDIP Sulsel, Rudy Pieter Goni memastikan, partainya tidak akan lagi mengusung kepala daerah tersebut yakni, Andi Kaswadi Razak (Bupati Soppeng), Kalatiku Paembonan (Bupati Toraja), Abd Rauf Malaganni Kr Kio (Wabup Gowa) dan Syahban Sammana (Wakil Bupati Pangkep).

"Tentu kami kecewa, apalagi kami harapkan mereka bisa mendongkrak suara, tapi ternyata, mereka tidak berkontribusi bagi partai. Bahkan di Toraja Utara kursi kita menurun dari 6 ke 4 dan di Gowa, dari 4 menjadi 2," pungkasnya, Kamis (23/05/2019).

Anggota DPRD Sulsel ini menyampaikan laporan tersebut datang langsung dari kader dan ketua partainya di daerah.

Bahkan di Soppeng, Rudy mengungkapkan kekecewaannya lantaran Bupati Kaswadi Razak, mengabaikan kader PDIP Husain Djunaid yang telah diusulkan partainya sejak jauh hari, untuk menggantikan posisi kader di kursi wakil bupati yang telah ditinggal Supriansah.

Husain diusulkan menggantikan kader PDIP lainnya yang menjabat wabup Supriansah, setelah hengkang ke Golkar dan maju sebagai caleg DPR RI.
Karena itu, dia memastikan untuk Soppeng tidak lagi mengusung Kaswadi di Pilkada 2020 mendatang.

"Kami menawarkan Husain Junaid tapi sampai saat ini tidak ditanggapi. Berarti dia (Kaswadi) sudah tidak ingin dengan PDIP. Kami akan usung kader PDIP yang juga ketua DPC Soppeng, Andi Mapparemma," bebernya.

Hal sama juga ditegaskan untuk Pilkada Pangkep. Dimana kader yang menjabat wakil bupati, Syahban Sammana dianggap tidak berkontribusi bagi partai. Perolehan kursi PDIP yang meningkat dari awalnya 2 menjadi 3 pada pemilu 2019, murni karena kerja partai dan caleg.
"Peningkatan itu murni bukan peran eksekutif. Ini berdasarkan laporan DPC di sana,” tegasnya.

Sementara di Kabupaten Toraja Utara, meski suara PDIP menempatkan kursi pimpinan, namun raihan tersebut menurun dari 6 ke 4 kursi, hal itu disebabkan karena bupati yang juga kader PDIP tidak memberikan kontribusi dan pemenangan partai saat pemilu.

"Bupati Toraja Utara itu, tidak membantu PDIP pada pemilu, padahal dia kader dan partai menargetkan pimpinan. Justru yang terjadi kursi PDIP menurun dari 6 menjadi 4 kursi. Kita akan evaluasi semua, dan akan mencari kader lain untuk diusung di pilkada nanti," tandas Rudy.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook