alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Separuh ASN di Lingkup Pemprov Sulsel Telat Terima THR

Mustafa Layong
Separuh ASN di Lingkup Pemprov Sulsel Telat Terima THR
Separuh ASN di Lingkup Promprov Sulsel telat menerima THR. Foto: Sindonews/Ilustrasi

MAKASSAR - Pemprov Sulsel menggelar penyerahan surat perintah membayar (SPM) dan pencairan tunjangan hari raya (THR) secara simbolis, Jumat, (24/05/2019). Namun, separuh aparatur sipil negara (ASN) ternyata belum menerima pencairan.

Terhitung pukul 10.15 wita tadi, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel telah menerbitkan surat perintah pencairan dana (SP2D) THR yang ditujukan ke Bank Sulselbar untuk 19 organisasi perangkat daerah (OPD). Sementara sebanyak 12 OPD lainnya masih dalam proses lantaran baru mengajukan SPM ke BPKD.

Kepala BPKD Sulsel Andi Arwien Azis mengakui, proses pencairan THR hingga tadi belum dapat dirasakan seluruh ASN lingkup Pemprov Sulsel. Alasannya, masih terdapat 19 OPD dari 50 yang belum mengajukan SPM.



"Per jam 10:15 Wita, yang sudah terbit SP2D-nya sebanyak 19 OPD dan sementara proses 12 OPD jadi total 31 OPD yang sudah masuk pengajuannya (SPM) di BPKD dari total 50 OPD," kata Arwien dikonfirmasi.

Salah satu OPD yang terlambat merampungkan SPM yakni Biro Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah Provinsi (Setprov) Sulsel. Padahal instansi itu membawahi pencairan seluruh ASN di lingkup sekretariat, seperti Biro Hukum dan Ham, Biro Ortala, Biro Pemerintahan, Biro Ekonomi, Biro Aset, Biro Humas dan Protokol, Biro Pembangunan dan Biro Umum dan Perlengakapan sendiri.

Meski demikian, Arwien tetap optimistis pencairan THR bagi ASN di OPD yang belum menyetorkan SPM dapat dilakukan paling lambat Senin pekan depan.

"Jadi kemungkinan paling lambat hari Senin pekan depan sudah rampung 100% Untuk Biro Umum, memang membawahi seluruh sekretariat dan itu harus menunggu semua biro-biro yang lain," kata Arwien.

Terlepas dari itu, BPKD Sulsel telah menyiapkan anggaran sebanyak Rp113.158.420.721,- untuk THR sekira 24.672 ditambah 364 CPNS, dan anggaran Rp113.158.420.721,- untuk gaji ke 13 yang dibayarkan Juni mendatang.

Menurut Arwien, jumlah anggaran yang disiapkan meningkat hingga Rp2 miliar dibanding tahun sebelumnya. "Iya memang meningkat dari tahun 2018 yang sebesar Rp111.746.298.800,- untuk THR," katanya.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook