alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Nasib Malang Wahyu Jayadi, Gagal Jadi Profesor karena Membunuh

Herni Amir
Nasib Malang Wahyu Jayadi, Gagal Jadi Profesor karena Membunuh
Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, demikian gambaran nasib Wahyu Jayadi, seorang dosen Ilmu Olah Raga Universitas Negeri Makassar (UNM). Foto : Istimewa

SUNGGUMINASA - Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, demikian gambaran nasib Wahyu Jayadi, seorang dosen Ilmu Olah Raga Universitas Negeri Makassar (UNM).

Selangkah lagi bakal menjadi profesor di kampusnya, Wahyu tersandung malang yang Ia ciptakan sendiri. Ia membunuh pegawai kampus UNM bernama Siti Zulaeha.

Akibatnya gelar kehormatan tertinggi sebagai Guru Besar di bidang pendidikan yang harusnya Ia terima pada tanggal 5 April 2019 lalu batal dan berantakan.



"Pak Wahyu ini sering terdiam secara tiba-tiba kalau ditemani berbicara. Dia syok menerima nasibnya di penjara. Dia sering melamun pikir gelar profesornya," ungkap kuasa hukum Wahyu Jayadi, M Shyafril Hamzah kepada SINDOnews, Sabtu(26/05/2019).

Menurut Shyafril, kliennya sendiri sudah
sudah sebulan mendekam dalam sel tahanan kantor Polres Gowa, Jalan Syamsuddin Tunru, Sungguminasa.

Selain itu, lanjut Shyafril, Wahyu sering memikirkan nasib keempat anaknya yang mesti menanggung malu akibat perbuatan ayahnya.

Anak bungsunya yang berumur lima tahun sering menangis karena rindu dengan bapaknya. "Pak Wahyu selalu menyempatkan bermain bersama anak bungsunya sebelum tidur. Ini dirutin dilakukan sepulang kerja demi menyenangkan hati anaknya," tukas Shyafril.

"Saya coba sampaikan ke Pak Wahyu untuk menerima kenyataan ini. Saya minta dia bertaubat. Makanya dia sekarang fokus memperbaiki diri dengan taat beragama," pungkasnya.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook