alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Meski Dibombardir, Palestina Justru Bantu Padamkan Kebakaran di Israel

Tim Sindonews
Meski Dibombardir, Palestina Justru Bantu Padamkan Kebakaran di Israel
Ilustrasi/Istimewa

YERUSALEM - Kementerian Luar Negeri Israel telah mengirimkan pesawat-pesawat pemadam kebakaran ke Siprus, Yunani, Italia dan Kroasia. Sedangkan Mesir mengirim dua helikopter atas perintah Presiden Abdel Fattah al-Sisi.

Kebakaran hutan di Israel telah memaksa sekitar 3.500 warga di beberapa kota dievakuasi. Kepolisian Israel menyatakan sekitar 15 rumah pribadi ludes terbakar sejak kebakaran hutan meluas ke area pemukiman pada hari Kamis.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Israel mengatakan api di koridor utama antara Yerusalem dan Tel Aviv sebagian besar terkendali tetapi cuaca panas masih menjadi risiko munculnya kebakaran besar.



"Pada saat ini, penanganan dilakukan dengan cara terbaik, tetapi tantangannya masih ada di depan kita mengingat kondisi cuaca, angin dan panas yang ekstrem," kata Netanyahu, seperti dikutip Reuters, Sabtu (25/5/2019). Dia mengonfirmasi bahwa Otoritas Palestina dan Rusia telah menawarkan bantuan.

"Hingga saat ini, bantuan telah datang dari Yunani, Kroasia, Italia, Mesir dan Siprus, dan kami sangat menghargainya. Saya ingin berterima kasih kepada teman saya, Presiden Mesir (Abdel Fattah) al-Sisi karena mengirim dua helikopter," ujar Netanyahu.

"Kami sepakat dengan menteri keamanan dalam negeri dan kepala Dewan Keamanan Nasional untuk mencari bantuan pada skala seluas mungkin," paparnya, yang mencatat bantuan Otoritas Palestina berupa pengerahan beberapa mobil pemadam kebakaran.

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran hutan yang hebat terjadi di taman dan cagar alam di kawasan antara Tel Aviv dan Yerusalem pada hari Kamis, menyusul gelombang panas ekstrem.

Pada hari Jumat, temperatur mencapai 37 derajat Celsius (99 derajat Fahrenheit) di Tel Aviv, 43 derajat Celsius (110 derajat Fahrenheit) di Bersyeba, Negev dan 50 derajat Celsius (122 derajat Fahrenheit) di wilayah Arava. Gelombang panas diprediksi masih akan melanda hingga hari Sabtu (25/5/2019).



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook