alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Keluar dari Koalisi, Gerindra Dorong Kadernya di Pilkada Bulukumba

Eky Hendrawan
Keluar dari Koalisi, Gerindra Dorong Kadernya di Pilkada Bulukumba
Keluar dari koalisi pemerintahan, Gerindra bakal mendorong kadernya pada Pilkada Bulukumba 2020 mendatang. Foto: Ilustrasi/SINDOnews

BULUKUMBA - DPC Partai Gerindra Bulukumba menegaskan bukan lagi bagian dari partai koalisi pemerintahan Bulukumba yang dipimpin Bupati AM Sukri Sappewali dan Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto (TSY). Menyusul mundurnya Ketua DPC Gerindra Bulukumba dari koalisi ST15.

"Keluar dari koalisi ST15 sudah lama. Bisa dibilang Gerindra lah yang lebih awal keluar dari koalisi yang lalu," ungkap Wakil Sekretaris DPC Gerindra Bulukumba, Roslan, Minggu (26/05/2019).

Untuk diketahui koalisi ST15 ini merupakan partai politik pemenang Pilkada Bulukumba pada Pilkada 2014 lalu. Saat itu, Gerindra, NasDem dan Demokrat mengusung pasangan Sukri-Tomy.



Berdasarkan informasi yang diperoleh SINDOnews, Gerindra memutuskan keluar karena tidak lagi dilibatkan dalam perumusan berbagai agenda program untuk Bulukumba.

Roslan pun masih enggan menyebutkan alasan partainya Gerindra memutuskan keluar dari koalisi yang mengusung Visi dan Misi Bulukumba Sejahtera Terdepan.

"Itukan di masa lalu, sekarang sudah saatnya Gerindra mengambil langkah tegas menghadapi Pilkada 2020 nanti," ujar Roslan.

Di Pilkada Bulukumba 2020 mendatang, dia menegaskan jika Gerindra memastikan akan mengusung kadernya.

"Kita lihat saja nanti siapa kader Gerindra yang akan di dorong. Tapi yang jelas kita akan dorong kader dan memprioritaskan kader dulu," tandas dia.

Sementara itu, Tomy Staria digadang-gadang menjadi calon kuat yang akan maju melalui partainya NasDem pada Pilkada Bulukumba 2020 mendatang. Plt Ketua NasDem Bulukumba ini dianggap menjadi ancaman bagi figur lainnya, apalagi saat ini masih menjabat sebagai Wakil Bupati Bulukumba.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook