alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Sedikitnya 40 Tahanan Tewas Dalam Perkelahian di Penjara

Kurniawan Eka Mulyana
Sedikitnya 40 Tahanan Tewas Dalam Perkelahian di Penjara
Sedikitnya 40 tahanan di Brasil ditemukan dicekik hingga mati di empat penjara di kota hutan Amazon, Manaus, akibat perkelahian antara geng-geng penjara. Foto: Reuters/Bruno Kelly

SAO PAULO - Sedikitnya 40 tahanan di Brasil ditemukan dicekik hingga mati di empat penjara di kota hutan Amazon, Manaus, akibat perkelahian antara geng-geng penjara.

Dilansir Reuters, Selasa (28/5/2019), peristie itu terjadi pada Senin (27/5/2019). Sehari sebelumnya saingan antar genk mengakibatkan 15 orang tewas, kata pihak berwenang.

Satuan tugas federal sedang dikirim ke Manaus dalam upaya untuk menghentikan kekerasan. Bentrokan penjara sering menyebar dengan cepat di Brasil, di mana geng-geng narkoba secara de facto menguasai hampir semua penjara.



Pada Januari 2017, hampir 150 tahanan tewas selama tiga minggu kekerasan di Brasil utara dan timur laut, ketika gerombolan setempat didukung oleh dua faksi narkoba terbesar Brazil - Komando Ibu Kota Pertama dan Komando Merah - saling membantai satu sama lain.

Sebuah pernyataan dari departemen pemasyarakatan negara bagian Amazonas merevisi korban tewas pada kejadian hari Senin tersebut, dari 42 menjadi 40.

Departemen Pemasyarakatan juga mengatakan pihak berwenang telah mendapatkan kembali kendali atas empat penjara. Tidak ada detail lain yang diberikan.

Setidaknya 15 narapidana tewas di penjara di Manaus pada hari Minggu, dengan pihak berwenang mengatakan mereka yang meninggal tersedak dan ditikam hingga mati.

Presiden sayap kanan Brasil Jair Bolsonaro telah bersumpah untuk mendapatkan kembali kendali atas penjara negara itu - bersama dengan membangun lebih banyak penjara.

Tetapi sebagian besar penjara dikelola di tingkat negara bagian. Selama beberapa dasawarsa, mereka telah sangat padat dan di luar kendali pemerintah setempat, yang pada dasarnya berfungsi sebagai pusat perekrutan geng narkoba.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook