alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Operasi Ketupat, Dua Supir Angkutan Positif Narkoba

Asrianto Suardi
Operasi Ketupat, Dua Supir Angkutan Positif Narkoba
Operasi ketupat 2019 yang digelar oleh Kepolisian Resort Polewali Mandar bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten setempat pada Rabu (29/05/2019) malam, berhasil mengamankan tiga orang yang positif terindikasi narkoba. Foto : SINDOnews/Asrianto Suardi

POLMAN - Operasi ketupat 2019 yang digelar oleh Kepolisian Resort Polewali Mandar bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten setempat pada Rabu (29/05/2019) malam, berhasil mengamankan tiga orang yang positif terindikasi narkoba.

Ketiganya adalah Hendra, Sudirman dan Saharuddin yang terdiri dari dua orang supir bus angkutan mudik dan satu orang penumpang.

Operasi yang digelar di rest area SPBU Jalan Teukur Umar Sarampu, Kecamatan Binuang ini digelar mulai pukul 21:00 Wita dan berakhir hingga pukul 24:00 Wita dini hari.



Satu persatu kendaraan angkutan umum yang sedang melintas di berhentikan oleh petugas.

Dari sekian kendaaraan angkutan yang diberhentikan petugas, dua unit mobil mini bus 3/4 yang berasal dari Kabupaten Sidrap tujuan Palu, dicurigai oleh petugas. Kendaraan lalu di periksa oleh petugas mulai dari barang bawaan penumpang, kelengkapan surat kendaraan, kondisi kendaraan dan lainnya. Tak hanya itu, seluruh dunia penumpang termasuk supir tak luput dari pemeriksaan petugas. Mereka lalu dialukan tes urine.

Dari hasil alat tes urine dokter medis dari BNN menemukan ada tiga orang yang ditemukan urinenya positif mengandung zat anpethamin.

"Iya, sudah ada tiga yang positif narkoba, ini ditandi dengan adanya tanda garis merah pada alat ini. Ini tidak bisa bohong" katanya sambil menunjuk alat tes urine.

Awalnya, pelaku mengelak jika telah menggunakan narkoba. Namun setelah di interogasi oleh petugas, ia pun mengakui perbuatannya.

"Saya biasa pakai supaya kuat dan tidak mengantuk,"kata salah satu supir.

Ia mengaku tidak mengetahui dimana mendapatkan narkoba tersebut, karena hanya diberi oleh rekannya di Sidrap.

"Saya tidak tahu pak, karena saya hanya dikasi sama temanku,"katanya dengan logat bugis yang sangat kental.

Kepala BNN Polman Sabri Syam mengungkapkan, meski tak menemukan barang bukti narkoba, namun ketiga orang yang terindikasi positif narkoba ini akan dibawa ke kantor BNN untuk mendapatkan assesment.

"Ketiganya akan kami bawa ke kantor untuk assessment dan pemeriksaan lebih lanjut,"ujarnya.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads