alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Sepasang Perempuan Diserang di Bus, Polisi Sebut Homofobia

Kurniawan Eka Mulyana
Sepasang Perempuan Diserang di Bus, Polisi Sebut Homofobia
ILUSTRASI. Dua wanita dipukul dan dirampok di bus London. Polisi pada hari Jumat (7/6/2019) menyebut hal itu sebagai serangan homofobia menjijikkan di bus London. Foto: SINDOnews/Dok

LONDON - Dua wanita dipukul dan dirampok di bus London. Polisi pada hari Jumat (7/6/2019) menyebut hal itu sebagai serangan homofobia menjijikkan di bus London.

Seorang korban mengatakan, para penyerang mereka mencoba memaksa mereka untuk saling mencium.

Insiden itu terjadi pada dini hari 30 Mei setelah para wanita, berusia 20-an, naik bus malam di West Hampstead.



"Ketika mereka duduk di geladak atas, mereka didekati oleh sekelompok empat laki-laki yang mulai membuat komentar cabul dan homofob kepada mereka," kata sebuah pernyataan polisi.

“Para wanita itu kemudian diserang dan ditinju beberapa kali sebelum para pria lari dari bus. Telepon dan tas dicuri selama penyerangan," lajutnya, seperti dilansir Reuters, Sabtu (8/6/2019) WIB.

Kedua wanita dirawat di rumah sakit karena cedera wajah.

Empat pria berusia 15 hingga 18 tahun telah ditangkap, kata polisi kemudian, dan mereka sedang mencari tersangka lainnya.

Melania Geymonat, 28, mengatakan kepada radio BBC bahwa para pria itu mulai melecehkan mereka ketika mereka tahu dia dan pacarnya Chris adalah pasangan.

"Mereka mengepung kami dan mulai mengatakan hal-hal yang sangat agresif, hal-hal tentang posisi seksual, lesbian dan mengklaim bahwa kami dapat mencium sehingga mereka dapat mengawasi kami," katanya.

"Untuk meringankan situasi saya mencoba membuat beberapa lelucon, seperti Chris tidak mengerti karena dia tidak berbicara bahasa Inggris. Dia bahkan bertindak seolah-olah dia sakit ... tetapi mereka mulai melempar koin. Hal berikutnya yang saya tahu adalah Chris ada di tengah-tengah bus dan mereka memukulnya.

“Jadi saya langsung pergi ke sana dengan dorongan hati dan mencoba menariknya keluar dari sana dan mereka mulai meninju saya. Saya benar-benar berdarah," ucapnya.

Superintenden Detektif, Andy Cox berpendapat, itu adalah serangan menjijikkan pada dua wanita, yang tampaknya telah dipilih dan dijadikan sasaran oleh sekelompok pemuda.

"Para tersangka telah membuat sejumlah komentar homofobia terhadap pasangan itu sebelum melemparkan koin ke mereka," tambahnya dalam sebuah pernyataan.

"Ketika para wanita mencoba berunding dengan kelompok itu, serangan itu meningkat menjadi serangan," ujarnya.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook