alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polda Sebut Penembakan di Pengadilan Bulukumba Sesuai Prosedur

Faisal Mustafa
Polda Sebut Penembakan di Pengadilan Bulukumba Sesuai Prosedur
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani. Foto: Dok/SINDOnews

MAKASSAR - Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel menyikapi kasus penembakan salah seorang warga oleh oknum polisi di Kantor Pengadilan Negeri (Kejari) Bulukumba saat sidang kasus pembunuhan berlangsung pada Rabu (12/06/2019).

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, tindakan yang dilakukan oleh oknum polisi saat itu sudah sesuai dengan prosedur pengamanan demi menjaga ketertiban.

Apalagi kata dia, sejumlah massa yang berada di lokasi mengusai senjata tajam (sajam).



"Demi menjaga ketertiban boleh-boleh saja. Dari pada terjadi korban di masyarakat. Standar kepolisian di seluruh dunia sama. Tindakan kepolisian dilindungin oleh UU dan konvensi PBB," pungkasnya melalui keterangan resmi Polda Sulsel, Kamis (13/06/2019).

"Pengadilan negeri adalah lembaga hukum yang patut kita hormati dalam menyelesaikan seluruh perkara hukum. Siapa pun yang bertindak anarkis atau menganggu ketertiban di pengadilan akan ditindak tegas," tandas Dicky Sondani menambahkan.

Diketahui pada sidang kasus pembunuhan di PN Bulukumba, massa yang diduga merupakan keluarga atau kerabat korban pembunuhan melakukan tindakan yang merusak sejumlah fasilitas di kantor PN Bulukumba. (Baca juga: Sidang Kasus Pembunuhan Berujung Ricuh, Polisi Amankan 9 Orang)

Ada pun warga yang menjadi korban penembakan bernama Irwan (39) asal Desa Anrihua, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba. (Baca juga: Darah Korban Penembakan Berceceran di Kantor Pengadilan Bulukumba)

Kapolres Bulukumba, AKBP Syamsu Ridwan yang dikonfirmasi menyatakan jika Irwan yang dikabarkan tertembak pada bagian kakinya saat ini dalam tengah pengejaran pihaknya.

Irwan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa kericuhan itu. Dia terbukti membawa senjata tajam (sajam) berupa badik.

"Dia sudah DPO dan ditetapkan sebagai tersangka yang terlihat dalam video membawa senjata tajam badik dan menyerang perugas sekaligus pengrusakan kantor PN," terang Ridwan.

Dia pun tak menampik jika pihaknya terpaksa menembak Irwan lantaran melakukan penyerangan terhadap petugas hingga merusak sejumlah fasilitas di kantor PN Bulukumba.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook