alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Bisa Mengusung Kader, Golkar Tetap Buka Koalisi di Pilkada Maros

Luqman Zainuddin
Bisa Mengusung Kader, Golkar Tetap Buka Koalisi di Pilkada Maros
Partai Golkar tetap membuka peluang koalisi di Pilkada Maros meski mereka bisa mengusung sendiri kadernya bertarung di Pilkada. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Partai Golkar mampu menjadi pengusung tunggal di beberapa daerah pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Sulsel. Hal itu dimungkinkan karena partai beringin memenuhi syarat mengusung minimal kursi 20% dari perolehan kursi DPRD.

Salah satu daerah tersebut adalah kabupaten Maros. Di sana, Golkar bisa jadi pengusung tunggal. Sebab, pada Pemilu 2019 April lalu, Golkar meraih 7 kursi dari 35 kursi di DPRD kabupaten Maros. Memenuhi syarat 20%.

"7 kursi itu sudah bisa kita mengusung sendiri (pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati)," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD I Golkar Sulsel, Kadir Halid saat menerima ketua DPD II kabupaten Maros Patarai Amir di sekretariat DPRD Sulsel, Kamis (13/6/2019).



Meski bisa menjadi pengusung tunggal, Golkar kata Kadir tetap membuka peluang berkoalisi dengan partai lain.

"Tetap terbuka koalisi, tidak bisa ditutup. (Kadir) maju Pilkada itu harus berkoalisi. Karena ada Bupati dan wakil Bupati. Kita cari koalisi untuk (figur) wakil Bupatinya," sambung anggota DPRD Sulsel ini.

Sementara itu, soal figur yang digadang-gadang diusung Golkar pada Pilkada Maros, saat ini masih belum jelas. Kalau untuk koalisi, Patarai mengaku, sudah ada sejumlah partai di Maros yang menjalin komunikasi dengan Golkar.

"Masih mengalir. Masih lobi-lobi dulu. Kalau partai yang komunikasi sudah ada. Kemarin kita ketemu Armil (Wabup Maros dari Nasdem) dan Chaidir Syam (PAN) dan Prof Yusran," kata Patarai.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif