alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Rumah Anggota Polda Sulsel Diteror Bom Molotov di Makassar

Faisal Mustafa
Rumah Anggota Polda Sulsel Diteror Bom Molotov di Makassar
Lokasi aksi teror rumah anggota Polda Sulsel di Perumahan Graha Persada Blok B1 nomor 2, Jalan Arung Teko, Kecamatan Biringkanaya, Makassar. Foto: Faisal Mustafa/SINDOnews

MAKASSAR - Rumah Bripka Hamsyar di perumahan Graha Persada Blok B1 nomor 2, Jalan Arung Teko, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, menjadi sasaran aksi teror pelemparan bom molotov, Jumat (14/06/2019) dini hari.

Belum diketahui penyebab pasti aksi teror tersebut. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku pengrusakan rumah personil Subdit I Industri Perdagangan Ditreskrimsus Polda Sulsel itu.

Dikonfirmasi, Hamsyar mengaku saat kejadian dirinya tertidur di ruang keluarga bersama anaknya.



"Begitu saya dengar suara ledakan besar, saya spontan bangun. Begitu saya ada di sela-sela pintu kayak ada cahaya api. Pas saya buka (pintu) api besar. Saya kembali ambil air kemudian padamkan, begitu saya padamkan alhamdulillah saya dengan anak-anak dan istri bantu saya padamkan," ungkapnya ditemui di rumahnya.

Menurut dia, aksi teror bom molotov ini sudah kerap terjadi di sekitar tempat tinggalnya. Dia menduga itu terkait dengan perkara lahan. Sebab kata Hamsyar, dirinya tak memiliki masalah dengan orang lain.

"Cuma ada yang sempat saya takuti ceritanya, bahwa informasi yang saya dengar kalau lokasi ini memang ada masalah persengketa. Jadi besar kecurigaan saya lari ke situ. Informasinya dari warga setempat. Memang dari dulu bermasalah," pungkasnya.

"Dan insiden ini bukan cuma satu kali ini terjadi seperti ini, saya (korban) sudah yang ke 5 atau ke 6 kayaknya," sambung Hamsyar.

Sementara itu, Kapolsek Biringkanaya, Kompol H Ashari pun menduga jika motif aksi teror tersebut dilatari dari kasus sengketa lahan perumahan.

"Motif sengketa lahan perumahan, sementara masih dalam lidik oleh Sat Reskrim Polrestabes," ungkapnya kepada SINDOnews.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dia mengatakan pihaknya menemukan pecahan botol bensin lengkap dengan sumbunya yang digunakan pelaku yang identitasnya belum diketahui hingga saat ini. Adapun kerugian material yang dialami korban hingga jutaan rupiah. Teras rumah, kendaraan hingga sepatu dinas terkena lemparan bom molotov.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook