alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Hak Angket Terhadap Pemerintah Sulsel Diusul Paripurna 20 Juni

Luqman Zainuddin
Hak Angket Terhadap Pemerintah Sulsel Diusul Paripurna 20 Juni
Rapat pimpinan diperluas membahas hak angket terhadap pemerintahan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman di Gedung DPRD Sulsel, Makassar, Jumat (14/06/2019). Foto: Luqman Zainuddin/SINDOnews

MAKASSAR - Hak angket yang diajukan oleh sejumlah fraksi di DPRD Sulsel terhadap pemerintahan Sulsel yang dipimpin Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman didorong untuk di rapat paripurnakan pada 20 Juni pekan depan.

Hal itu diusul saat rapat pimpinan diperluas berlangsung di Gedung DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (14/06/2019).  (Baca juga: Sikapi Kebijakan Pemprov Sulsel, DPRD Usul Hak Angket)

"Semua yang mengusulkan mau tanggal 20 Juni sudah diparipurnakan. Sekarang Bamus itu tinggal rapat untuk putuskan waktu bahwa digelar 20 Juni itu," ujar salah satu anggota pengusul hak angket dari Fraksi Golkar, Fachruddin Rangga usai mengikuti rapat.



Pada rapat tersebut, Fachruddin Rangga tak menampik jika ada beberapa kelengkapan berkas masih akan diperbaiki dan dilengkapi. Perbaikan itu rencananya akan disampaikan pada 19 Juni atau sehari sebelum usulan Paripurna.

"Kita sepakat bahwa pada hari Rabu (19/6/2019) akan menyampaikan apa yang menjadi informasi, saran dan perbaikan dari teman-teman terkait berkas usulan hak angket ini," katanya.

"Di rapat paripurna nantinya akan membahas mengenai poin-poin yang dilanggar gubernur dan wakil gubernur, sekaligus ditindaklanjuti apakah hak angket berlanjut atau tidak. Kalau ada yang masih belum setuju, kita akan voting," lanjut dia.

Terkait dengan anggapan fraksi lainnya yang mengatakan jika berkas hak angket itu tidak lengkap, kata Fachruddin Rangga, itu tidak mendasar. (Baca juga: Berkas Hak Angket Pemerintahan Sulsel Disebut Kayak Sampah)

Sebaliknya menurut dia, data yang diajukan saat ini sudah cukup untuk dilanjutkan ke tingkat rapat paripurna.

"Soal barang ini langsung dinilai tidak kuat, tidak punya dasar. Karena dari data dan bukti yang kita pegang sementara, itu sudah menguatkan untuk kita melakukan langkah berikutnya, karena di dalam mekanisme hak angket, kalau berjalan dilanjutkan dengan penyelidikan. Nah penyelidikan ini yang akan melengkapi semua data sementara terkumpul saat ini," pungkasnya.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads