alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Bupati Lutra Setujui Ranperda Inisiatif Pengembangan Pariwisata

Tim Sindonews
Bupati Lutra Setujui Ranperda Inisiatif Pengembangan Pariwisata
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani memberikan pandangan saat rapat paripurna agenda mendengarkan jawaban bupati atas dua ranperda inisiatif legislatif di Gedung DPRD Luwu Utara. Foto: Istimewa

LUWU UTARA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah tahun 2019-2023 dan Ranperda tentang Pengelolaan Desa Wisata.

Hal ini disampaikan saat rapat paripurna dengan agenda mendengarkan jawaban bupati atas dua ranperda inisiatif legislatif di Gedung DPRD Luwu Utara, belum lama ini.

"Pada prinsipnya, saya menyetujui ranperda ini mengingat sektor pariwisata merupakan suatu kegiatan yang memiliki peran dan fungsi yang sangat penting dalam pembangunan dan peningkatan perekonomian masyarakat," ungkap Indah Putri kembali melalui keterangannya yang diterima SINDOnews, Minggu (16/06/2019).



"Seperti kita ketahui, Luwu Utara memiliki banyak potensi wisata yang dapat dikembangkan dan memiliki daya tarik dan keunikan tersendiri, serta karakter fisik lingkungan dalam pedesaan dan kehidupan sosial budaya masyarakat," sambung dia.

Sementara itu, terkait dengan ranperda Pengelolaan Desa Wisata, menurut Indah Putri, dapat membantu pemerintah dalam pengelolaannya secara tepat sasaran.

"Ranperda ini perlu dipikirkan bersama bagaimana pengelolaannya, dan yang paling penting bagaimana pelibatan masyarakat yang harus dikelola dengan baik dalam pengembangan kepariwisataan agar berjalan sesuai harapan," harapnya.

Rapat paripurna kali ini, bupati juga mendengarkan pandangan fraksi atas tiga ranperda lainnga, yakni ranperda Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Luwu Utara 100 FM, Ranperda PPNS, dan Ranperda Pencabutan Perda Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kewenangan Desa.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads