alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Otak Begal Sadis Diamankan Bersama Komplotannya di Makassar

Faisal Mustafa
Otak Begal Sadis Diamankan Bersama Komplotannya di Makassar
Konfrensi pers pengungkapan kasus penangkapan pelaku begal yang kerap beraksi di Kota Makassar dan Kabupaten Maros, Senin (17/06/2019). Foto: Faisal Mustafa/SINDOnews

MAKASSAR - Jajaran Polrestabes Makassar mengamankan pelaku tindak kejahatan pencurian dengan kekerasan (Curas) atau begal yang kerap beraksi di Kota Makassar dan Kabupaten Maros.

Empat dari mereka masih di bawah umur. Saat beraksi, komplotan begal sadis ini tak segan melukai korbannya dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

Mereka diamankan terpisah menyusul tertangkapnya Rahmat alias Enal (27) sebagai otak pelaku. Dia diamankan di kediamannya di BTN Mangga Tiga, Daya, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, pada Jumat (14/06/2019).



"Mereka ini sudah beraksi sejak bulan Desember 2018 lalu hingga bulan April 2019. Ada total 24 TKP mereka lakukan pencurian dengan kekerasan. Salah satu korban yang paling menonjol mengalami patah kaki ketika terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indraatmoko saat menggelar konfrensi pers di kantornya, Senin (17/06/2019).

"Korban patah kaki, seorang IRT. TKPnya di Mandai, masuk wilayah Kabupaten Maros. Korban tersebut ketika kejadian itu melakukan perlawanan sehingga terjatuh. Kejadiannya malam, sasarannya handphone sama tas," sambungnya.

Diketahui, Rahmat bekerja dibantu rekan-rekannya selaku joki dan eksekutor, masing-masing MNH (17), N (17), TW (18), AR (16).

Selain mereka, polisi juga meringkus beberapa penadah hasil barang curian komplotan begal itu. Diantaranya Kahar (24), Abidin (34), Aminuddin (29), Rahman (38), Andi Jamal (20), serta Fadil (21).

Ada pun empat pelaku yang masih di bawah umur akan ditangani secara khusus.

"Karena terkait sistem peradilan anak, kita masih memperlakukan anak sebagaimana ketentuan yang diatur oleh undang undang, sehingga perlu perlakuan khusus," lanjut Indraatmoko.

Saat ini para pelaku ditahan di Mapolrestabes Makassar beserta barang buktinya. Dari tangan komplotan Rahmat, polisi dua unit sepeda motor yang digunakan saat beraksi berikut tiga sajam jenis parang dan tiga unit handphone hasil curian.

Rahmat sebelumnya harus dilarikan ke Rumah Sakit Kepolisian Bhayangkara Makassar untuk menjalani perawatan usai dihadiahi timah panas pada kedua kakinya.

"Saat dilakukan pengembangan untuk menunjukkan TKP lainnya, Rahmat alias Enal berusaha kabur. Sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dan mengenai kaki kanan dan kiri pelaku," tambah Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Ahmad Syah, menutup.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook