alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Lambat, Baru Satu Proyek APBD Tana Toraja Diumumkan di LPSE

Joni Lembang
Lambat, Baru Satu Proyek APBD Tana Toraja Diumumkan di LPSE
DPRD menyoroti kinerja Pemkab Tana Toraja terkait lambatnya proses lelang tender proyek pembangunan, pengadaan barang dan jasa APBD 2019. Foto: Ilustrasi/SINDOnews

MAKALE - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menyoroti kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja terkait lambatnya proses lelang tender proyek pembangunan, pengadaan barang dan jasa APBD 2019.

Hingga pertengahan Juni ini, baru satu paket pekerjaan yang diumumkan melalui website resmi LPSE Kabupaten Tana Toraja. Paket pekerjaan itu yakni jasa pengawasan pembangunan pasar rakyat di Kecamatan Bittuang senilai Rp218 juta dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

"APBD tahun anggaran 2019 sudah ditetapkan di DPRD akhir November 2018 lalu. Idealnya, proyek fisik dan pengadaan barang jasa sudah mulai ditender atau dilelang Maret-April lalu," pungkas Wakil Ketua DPRD Tana Toraja, Andarias Tadan, di Makale, Senin (17/06/2019).



Dia berharap pelaksanaan tender proyek APBD 2019 dapat dipercepat agar pekerjaan diselesaikan tepat waktu. Apalagi, penetapan APBD 2019 berlangsung menjelang akhir tahun anggaran 2018 lalu.

Menurut Andarias, molornya tender proyek dapat berdampak terhadap penyelesaian pekerjaan oleh pihak rekanan pemenang tender. Dan tentu pihak rekanan akan dikenakan denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan.

"Keterlambatan pelaksanaan tender juga berimbas pada lemahnya penyerapan anggaran daerah," tandas Andarias.

"Paling lambat akhir Juni, semua proyek fisik dan pengadaan barang/jasa prosesnya melalui tender harus segera diumumkan melalui LPSE. Jika tidak, banyak proyek pemerintah yang pekerjaannya tidak selesai tepat waktu," lanjutnya menambahkan.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook