alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Besok, Hakim akan Tentukan Nasib Terduga Penggorok Istri di Sudiang

Vivi Riski Indriani
Besok, Hakim akan Tentukan Nasib Terduga Penggorok Istri di Sudiang
Nasib Mustakim, terduga penggorok istri hingga tewas akan ditentukan besok Rabu (19/06/2019). Foto : SINDOnews/Ilustrasi

MAKASSAR - Nasib Mustakim, terduga penggorok istri hingga tewas akan ditentukan besok Rabu (19/06/2019).  Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar akan memutuskan hukuman yang pantas diberikan kepada terdakwa.

"Putusannya nanti Rabu," singkat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, Andi Zulkifli Herman, kemarin.

Sebelumnya, sidang pembacaan putusan diagendakan pada Selasa 11 Juni 2019 lalu. Namun, sidang itu tertunda dengan alasan majelis hakim belum siap membacakan putusannya. Sidang lanjutan digelar Rabu besok.



Dalam perkara ini, terdakwa dituntut 15 tahun penjara. Terdakwa dinyatakan terbukti secara sah melanggar Pasal 44 Ayat (3) UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Atas tuntutan itu, terdakwa melalui penasehat hukumnya yakni alm Rahmat Sanjaya mengajukan pledoi. Dihadapan majelis hakim, alm Rahmat mengaku sependapat dengan tuntutan JPU menerapkan Pasal 44 Ayat (3) UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Hanya saja, pihaknya tidak sependapat dengan tuntutan pidana selama 15 tahun penjara yang dibabankan kepada terdakwa.

Diketahui, peristiwa naas ini terjadi di Perumahan Grand Sudiang Blok B Kelurahan Sudiang Kecamatan Biringkanayya Kota Makassar pada Oktober 2014 silam.

Terdakwa merasa curiga istri yang telah memberikannya satu orang putra ini selingkuh dengan pria lain sehingga membuatnya gelap mata dan menghabisi nyawa istrinya dengan cara yang sangat sadis.

Pada saat kejadian, terdakwa mengambil sebilah parang dan menebas leher korban sebanyak dua kali dan pembantaian itu dilanjutkan dibagian lain tubuh korban. Akibatnya, korban mengalami luka bacok pada daerah belakang kepala, leher bahu kiri, punggung atas, lengan atas kiri dan lengan bawah kanan

Setelah membantai sadis istrinya, terdakwa menutup jasad istrinya dengan kasur dalam kondisi bersimbah darah kemudian berlalu meninggalkan rumah dan melarikan diri ke Kalimantan Barat dan baru menyerahkan diri pada 23 September 2018 lalu.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook