alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

DPRD Dorong Proyek Stadion Mini Bulukumba Diaudit Khusus

Eky Hendrawan
DPRD Dorong Proyek Stadion Mini Bulukumba Diaudit Khusus
Ketua DPRD Bulukumba Hamzah Pangki, Legislator Gerindra H Patudangi bersama sejumlah anggota DPRD Bulukumba meninjau Stadion Mini Bulukumba. Foto: Istimewa

BULUKUMBA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, mendorong proyek rehabilitasi Stadion Mini Bulukumba yang menggunakan anggaran mencapai Rp1,4 miliar untuk diaudit secara khusus. Pasalnya pembangunan tersebut terindikasi adanya proses melawan hukum.

Pada proses pelaksanaan reses di Stadion Mini Bulukumba, Senin, (17/06/2019) lalu. DPRD menemukan pertumbuhan rumput yang tidak merata, dan ditumbuhi beberapa tanaman liar dan kondisi lapangan dianggap tidak rata sehingga tidak layak digunakan untuk bermain sepakbola.

Ketua DPRD Bulukumba Andi Hamzah Pangki menilai, jika kondisi Stadion Mini Bulukumba yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tersebut hanya memiliki progres standar lapangan yang ada di desa bukan internasional seperti yang disampaikan pihak Dinas Pemuda dab Olahraga (Dispora) dan pihak rekanan.



"Pertumbuhan rumput tidak merata dan ditumbuhi beberapa tanaman liar. Ini hanya seperti standar desa, bukan internasional," katanya, Selasa, (18/06/2019).

Hamzah menilai jika proses penanaman rumput oleh kontraktor yang mengerjakan stadion tersebut, dinilai asal-asalan. Dimana rumput yang kabarnya didatangkan dari luar Sulsel, nyatanya hanya didatangkan dari Kelurahan Ballasaraja, Kecamatan Bulukumpa, Bulukumba.

"Ditanam asal-asalan jadi tumbuhnya tidak merata. Rumputnya juga ternyata didatangkan dari Bulukumba bukan dari luar Sulsel seperti yang disampaikan sejak awal," terangnya.

Selain itu, anggota DPRD Bulukumba juga membandingkan hasil pengerjaan rumput Lapangan Pemuda Bulukumba, yang hanya menelan anggaran Rp300 juta. Sedangkan Stadion Mini Bulukumba mencapai hingga Rp1,4 miliar yang seharusnya lebih baik dari Lapangan Pemuda.

"Lebih bagus rumputnya Lapangan Pemuda, padahal cuman Rp300 juta, sangat kita sayangkan rumput Stadion mini Rp 1,4 miliar yang jauh dari kata bagus," ungkapnya.

Sementara itu, Buruh Penanam Rumput Stadion Mini, Bahri yang ditemui disela-sela kegiatanya mengaku baru kembali melakukan penanaman dua hari belakangan ini. Dimana rumput tersebut didatangkan dari Talle-talle dan Kelurahan Ballasaraja, Kecamatan Bulukumpa.

"Di Talle-talle jaki ambil ini sama di Ballasaraja," kata warga Tanete, Bulukumpa ini.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads