alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

3 Pelaku Pembunuhan Syahrul Divonis 12 Tahun, 1 Pelaku 10 Tahun

Eky Hendrawan
3 Pelaku Pembunuhan Syahrul Divonis 12 Tahun, 1 Pelaku 10 Tahun
Para terdakwa pembunuhan terhadap Syahrul warga Bulukumba saat menjalani sidang vonis di Pengadilan Negeri Bulukumba, Rabu, (19/06/2019). Foto: Sindonews/Eky Hendrawan

BULUKUMBA - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bulukumba, menjatuhkan putusan 12 tahun penjara terhadap 3 pelaku dan 10 tahun terhadap satu pelaku pembunuhan terhadap Syahrul (23) yang terjadi di depan kompleks BTN Zanur Desa Polewali Kecamatan Gantarang, pada Kamis (28/02/2019) malam lalu.

Berdasarkan fakta pada persidangan yang berlangsung, Rabu, (19/06/2019) tiga majelis hakim yakni, Noer Sinah Hannan, Zera Ahmad, Iwan Harry Winarto, menilai jika keempat pelaku dijatuhi pasal 170 KUHP ayat 3 tentang kekerasan yang mengakibatkan nyawa seseorang atau orang lain hilang.

Tiga orang pelaku yang dijatuhi hukuman penjara 12 tahun yakni A Dedi Mappamadeng (28) alias Dedi, Laode Mauliding alias Alif (21) dan Wahyuda alias Yuda (19), sedangkan satu pelaku yang dijatuhi hukuman 10 tahun penjara yakni, Muh Ridwan (17).



Dari pantauan Sindonews.com di lokasi persidangan, ratusan petugas keamanan gabungan diturunkan untuk melakukan pengamanan pada persidangan. Hal tersebut untuk menghindari terjadinya kerusuhan susulan akibatnya persidangan tersebut.

Kuasa Hukum Korban, Ahmad Kurniawan Kadir yang dikonfirmasi menilai jika pertimbangan hakim dengan pasal yang diterapkan sudah sesuai. Akan tetapi keluarga korban meminta dan berharap agar pelaku ini dijatuhi hukuman yang setimpal atau pasal 340 tentang pembunuhan berencana.

"Putusan hakim tentu melalui pertimbangan berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan. Hanya tentu pihak keluarga berharap agar pasal 340 itu juga bisa jadi pertimbangan majelis hakim," terangnya.

Meski demikian, Ahmad berharap agar pihak keluarga korban bisa bersabar atas putusan yang dijatuhkan hakim kepada para pelaku. Dirinya mengaku menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum.

"Menurut JPU-nya, masih berfikir apakah akan melakukan upaya hukum banding atau menerima putusan. Jadi saya berharap pihak keluarga bisa bersabar," ujarnya.

Terpisah, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, I Made Pasek mengaku masih pikir-pikir dan akan melakukan kajian terlebih dahulu untuk mengambil langka hukum selanjutnya. Dimana pihak JPU masih memiliki waktu selama seminggu untuk memberikan tanggapan atas putusan hakim.

"Kita pikir-pikir dulu karena kita masih akan melakukan kajian dulu atas putusan ini. Jadi apapun putusan hakim kita harus hormati karena prosesnya sudah selesai. Kita masih ada waktu untuk memutuskan tanggapannya," singkatnya.

Diketahui, Syahrul menjadi korban pembunuhan keempat pelaku beberapa waktu lalu dengan 13 tusukan. Pada proses persidangan keempat pelaku beberapa waktu lalu sempat terjadi kericuhan yang mengakibatkan sejumlah fasilitas PN Bulukumba dirusak massa.

Dari insiden keributan tersebut, pihak kepolisian mengamankan 11 orang warga yang diduga menjadi provokator dalam insiden tersebut. Serta satu pelaku terpaksa ditembak karena dianggap memberikan ancaman kepada petugas yang bertugas mengamankan persidangan.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads