alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

BBPJN Bahas Persiapan Pelaksanaan Proyek Jalan di Sulsel

Mustafa Layong
BBPJN Bahas Persiapan Pelaksanaan Proyek Jalan di Sulsel
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendukung pembiayaan empat proyek jalan prioritas di Sulsel dengan syarat lahan pembangunan tak bersoal. Foto: Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendukung pembiayaan empat proyek jalan prioritas di Sulsel dengan syarat lahan pembangunan tak bersoal.

Persiapan rencana pembangun pun telah dibahas oleh Balai Besar Pengerjaan Jalan Nasional (BBPJN) wilayah XIII Makassar saat bertandang ke Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Rabu (19/06/2019).

Rapat yang digelar tertutup itu merupakan tindak lanjut pertemuan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dengan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono pada pekan lalu.



"Hasil pertemuan beliau (gubernur) dengan pak menteri ada usulan paket strategis yang diusulkan agar bisa ditangani 2020. Ada empat lokasi yang sangat strategis, seperti Seko. Sebenarnya tahun ini sudah ada APBN yang sudah masuk, cuman ini untuk kelanjutan program," ungkap Kepala BBPJN wilayah XIII Makassar, Miftachul Munir usai pertemuan.

Di tahun 2019 ini, kata Miftachul Munir, Kementerian PUPR telah mengalokasikan anggaran kurang lebih Rp60 miliar untuk membantu proyek strategis rencana pembangunan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Separuh dari anggaran itu untuk mendukung pengerjaan ruas Seko dan lainnya untuk pengerjaan jalur Makassar-Bone melalui Pangkep.

Kemudian, tindaklanjut pertemuan Gubernur dan Menteri PUPR direncanakan akan kembali digelontorkan anggaran sebesar Rp1 triliun untuk pembangunan jalan. Termasuk Rp500 miliar lainnya untuk bidang cipta karya.

Miftachul Munir pun menegaskan jika Kementerian PUPR akan menggelontorkan anggaran apabila pemerintah daerah memastikan kesiapan lahan pembangunan sebagai syarat.

Syarat itu diajukan setelah bercermin sejumlah proyek multiyears di Sulsel yang berlarut-larut. Seperti Bypass Mamminasata yang tak kunjung rampung dan Middle Ring Road yang harus dipangkas jaraknya lantaran ketidaksiapan lahan.

"Tapi yang saya sampaikan kepada beliau (gubernur) terkait kesiapan lahan, mungkin seperti yang kita tahu ada program Bypass Mamminasata. Kita tidak ingin saat uang APBN masuk ke Sulsel, ketika lahan tidak siap, maka duit tidak bisa digunakan, tidak bisa optimalkan penggunaannya," kata Munir.

Ada pun rincian rencana pembangunan jalan itu, diantaranya ruas jalan sigitiga emas Seko-Sigi dan Seko-Mamuju. Jalur ini ditarget rampung 40 km dengan alokasi anggaran kurang lebih Rp250 miliar.

Kemudian ruas jalan Rantepao (Tana Toraja)-Bua (Luwu) puluhan km dan 10 km diantaranya merupakan dua jalur dengan besaran alokasi mencapai Rp500 miliar.

Titik lainnya untuk melanjutkan jalur Makassar-Bone via Bulutana - Samaenre dengan alokasi Rp 150 miliar. Tahun ini tengah dikerjakan akses alternatif Parigi-Bulutana-Bungoro tahap I yang juga mendapat bantuan kementerian.

Terakhir pembukaan jalur kompas Larompong (Luwu)-Tanrutedong (Sidrap) dengan alokasi Rp150 miliar. Ruas ini diklaim akan memperpendek jalan hingga 70 km dari sebelumnya melintasi Anabanua, Siwa (Wajo) hingga Belopa (Luwu).

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat dikonfirmasi menegaskan jika pihaknya sudah mengumpulkan seluruh bupati terkait membahas jaminan kesiapan lahan pembangunan.

Katanya, pemerintah daerah setempat berkomitmen untuk membereskan persoalan tersebut.

"Kita punya tanggung jawab itu, makanya kita didukkan para bupatiĀ  di wilayah proyek ini kalau dulu kan tidak nyambung," tegas Nurdin Abdullah.

Gubernur yang dilantik September 2018 lalu itu, menjamin lahan sudah beres sebelum anggaran dialokasikan Kementerian PUPR ke Sulsel. Dia bahkan mengaku sudah mengecek kondisi lokasi proyek secara langsung.

"Lahan tidak ada masalah saya sudah turun langsung ke lapangan, pak Bupati Luwu bilang tidak ada masalah," terangnya.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads